Wednesday, August 10, 2022
Home Health & Fitness Zat Besi untuk Bayi

Zat Besi untuk Bayi

Zat Besi untuk Bayi – Mencukupi kebutuhan zat besi untuk bayi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang serta kesehatannya. Sampai sekarang ini, kekurangan zat besi pada bayi masih menjadi salah satu masalah gizi terbanyak di dunia.

Tanpa adanya asupan zat besi yang cukup, bayi bisa mengalami anemia serta gangguan tumbuh kembang. Zat besi berfungsi penting dalam pembentukan hemoglobin, yaitu komponen sel darah merah yang berguna untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Jika zat besi tidak tercukupi, maka tubuh tidak bisa membentuk hemoglobin. Alhasil, organ serta jaringan tubuh dapat mengalami kekurangan oksigen.

Terdapat sejumlah faktor yang bisa meningkatkan risiko bayi kekurangan zat besi, yakni:

    • Terlahir dari ibu yang menderita anemia selama hamil.
    • Terlahir prematur atau mempunyai berat badan lahir rendah.
    • Bayi memperoleh ASI dari ibu yang kekurangan zat besi.
    • Gangguan penyerapan zat besi.
    • Bayi mengonsumsi susu formula yang tidak diperkaya (difortifikasi) zat besi.

Bayi dan anak-anak yang kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, yakni keadaan di mana tubuh kekurangan sel darah merah berkurang.

Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini bisa mengakibatkan beragam masalah kesehatan serta gangguan pada tumbuh kembang anak.

Lantas, bagaimana cara memenuhi kebutuhan zat besi untuk bayi? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah afuza.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

zat besi untuk bayi

Kebutuhan Zat Besi untuk Bayi

Ketika dilahirkan, bayi mempunyai cadangan zat besi yang asalnya dari darah ibu. Oleh sebab itu, pola makan serta asupan nutrisi ibu selama kehamilan sangat penting bagi kecukupan zat besi bayi.

Dalam enam bulan pertama kehidupannya, bayi akan mendapatkan zat besi dari ASI. Sesudah enam bulan, ASI saja tidak cukup untuk mencukupi nutrisi bayi. Oleh sebab itu, pada usia ini bayi memerlukan tambahan zat besi dari makanan padat (MPASI).

Berikut ini adalah keperluan zat besi untuk bayi sesuai umurnya:

    • Umur 0-6 bulan memerlukan 0,3 mg zat besi per hari (tercukupi melalui ASI eksklusif).
    • Umur 7-11 bulan memerlukan 7-11 mg zat besi per hari.
    • Serta, umur 1-3 tahun (batita) memerlukan 7 mg zat besi per hari.

Baca Juga: Makanan yang Mengandung Zat Besi

Untuk memenuhi kebutuhan zat besi Si Kecil, Bunda bisa memberikan MPASI dari makanan yang kaya akan zat besi, seperti:

    • Daging sapi, kambing, ayam, atau ikan.
    • Hati ayam atau hati sapi.
    • Telur.
    • Sayuran, seperti keciwis, bayam, brokoli.
    • Kacang-kacangan, seperti kedelai dan kacang merah.
    • Tahu dan tempe.
    • Sereal yang difortifikasi zat besi.
    • Oatmeal.

Baca Juga: Apa Saja Kandungan Nutrisi pada Ubi Jalar?

Zat besi terbaik asalnya dari sumber makanan hewani, sebab lebih mudah diserap tubuh. Namun, jika tidak dapat memberikan bayi zat besi hewani, sayuran berdaun hijau yang banyak memiliki kandungan zat besi pun dapat menjadi pilihan.

zat besi untuk bayi

Cara Mencukupi Kebutuhan Zat Besi pada Bayi

Untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada bayi, berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan:

1. Berikan Makanan yang Mengandung Vitamin C

Makanan kaya vitamin C baik untuk diberikan bersama MPASI yang memiliki kandungan zat besi. Misalnya yaitu, seperti papaya, tomat, jambu, dan jeruk. Hal ini karena vitamin C bermanfaat dapat meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh.

Baca Juga: Dampak Kurang Protein

2. Pemberian Susu sebagai Sumber Asupan Zat Besi Perlu Dibatasi

Susu memang memiliki kandungan gizi, tetapi bukanlah sumber zat besi yang baik. Jangan berikan susu sapi sebelum anak berusia 1 tahun, sebab akan sulit dicerna.

Porsinya pun harus dibatasi jika diberikan sesudah umur 1 tahun, yakni tidak lebih dari 700 ml per hari, dan usahakan untuk memilih susu yang telah difortifikasi zat besi.

3. Hindari Pemberian MPASI yang Memiliki Kandungan Zat Besi bersama Susu

Pemberian makanan yang memiliki kandungan zat besi ada baiknya tidak dibarengi dengan minum susu sapi maupun teh. Susu memiliki kandungan kalsium yang tinggi yang bisa menghambat penyerapan zat besi dari MPASI.

Sedangkan teh memiliki kandungan tannin yang juga bisa menghambat penyerapan zat besi. Solusinya, yaitu berikan minuman teh ataupun susu sapi di luar waktu makan utama.

Baca Juga: Malnutrisi

4. Berikan Suplemen Zat Besi

Zat besi untuk bayi bisa didapatkan melalui suplemen jika dirasa kurang. Suplemen zat besi juga dianjurkan untuk diberikan kepada bayi yang terlahir dari ibu yang menderita anemia ketika hamil atau terlahir prematur. Namun, pemberian suplemen zat besi pada bayi perlu berdasarkan resep dari dokter anak.

Anda harus memastikan asupan zat besi anak terpenuhi dengan baik. Sebab, zat besi untuk bayi adalah salah satu nutrisi penting bagi kesehatan serta tumbuh kembangnya.

Cobalah konsultasikan ke dokter anak apabila anak berisiko mengalami kekurangan zat besi, contohnya karena susah makan (picky eater).

Gejala dan Tanda Kekurangan Zat Besi pada Bayi

Selain berperan penting untuk mendukung pertumbuhan serta fungsi otak dan saraf bayi. Oleh sebab itu, bayi yang mengalami kekurangan zat besi dapat mengakibatkan mereka mengalami gangguan tumbuh kembang sampai kesulitan belajar dan berbahasa.

Tidak hanya itu, terdapat sejumlah tanda dan gejala lain yang bisa dialami bayi apabila ia kekurangan zat besi, yaitu:

    • Kulit pucat.
    • Tidak nafsu makan.
    • Berat badan sulit naik atau tidak bertambah.
    • Lemah dan lesu.
    • Terlihat kurang aktif atau jarang mau bermain.
    • Lidah membesar atau bengkak.
    • Mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kerap terkena infeksi.

Baca Juga: Fungsi Zat Besi yang Terkandung pada Ikan dan Daging

Itulah beberapa gejala kekurangan zat besi pada bayi beserta cara memenuhi kebutuhan zat besi untuk bayi yang perlu Anda ketahui.

Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah wawasan pengetahuan Anda seputar kesehatan anak.

Previous articleHerbal Penurun Kolesterol
Next articleStrategi Bisnis
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Merekam Layar HP

Konsultan Bisnis Adalah

Lacak Hp Pake Gmail

Recent Comments