Wednesday, August 10, 2022
Home Bisnis Standar Akuntansi Keuangan

Standar Akuntansi Keuangan

Standar akuntansi keuangan dalam sistem akuntansi, seorang akuntan mesti menjalankannya cocok standar yang berlaku. Pengertian Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah metode dan format baku di didalam penyajian informasi laporan keuangan suatu aktivitas bisnis. Standar akuntansi di Indonesia sendiri berkembang menjadi 4 pilar yang disusun bersama dengan mengikuti pertumbuhan dunia usaha layaknya yang dapat kita ulas

Apa Pengertian Standar Akuntansi Keuangan Dan Apa Saja Yang Berlaku Di Indonesia?
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah suatu kerangka di didalam prosedur pembuatan laporan keuangan sehingga berlangsung keseragaman di didalam penyajian laporan keuangan.

SAK termasuk berguna untuk mempermudah auditor dan termasuk mempermudah pembaca laporan keuangan untuk mengetahui dan membandingkan laporan keuangan entitas yang tidak sama beda.

Standar Akuntansi Keuangan

Sumber : https://projustisianews.id

4 Pilar di didalam SAK Di Indonesia.

Berikut ini adalah penjelasan 4 pilar di didalam SAK di Indonesia:

  1. PSAK-IFRS (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan-International Financial Report Standard).

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau International Financial Report Standard (PSAK) adalah nama lain sari SAK yang diterapkan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) sejak th. 2012 lantas sampai bersama dengan th. 2021.

Standar ini digunakan untuk badan atau usaha yang mempunyai akuntabilitas publik, yakni badan yang terdaftar atau selalu di didalam sistem pendaftaran di pasar modal layaknya perusahaan publik, asuransi, perbankan, BUMN, ataupun perusahaan dana pensiun).

PSAK sama bersama dengan SAK, sama-sama miliki target untuk memberikan informasi yang relevan bagi pengguna laporan keuangan.

Sedangkan pemanfaatan IFRS sendiri ditentukan sebab Indonesia merupakan anggota IFAC (Internatinal Federation of Accountants) yang menjadikan IFRS sebagai standar mereka.

Selama th. 2020, DSAK IAI sudah mengesahkan 1 (satu) PSAK, 1 (satu) ISAK, 6 (enam) judul Amendemen atas PSAK, 1 (satu) Penyesuaian Tahunan 2020, dan 2 (dua) standar lain yang statusnya selalu berbentuk Draf Eksposur (yaitu, Draf Eksposur SAK Entitas Privat dan Draf Eksposur Amendemen PSAK 16: Aset Tetap berkenaan Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan).

Baca Juga : Cara Memakai Skincare yang Benar

Standar Akuntansi Keuangan

Sumber : https://www.mas-software.com

2. SAK-ETAP (Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntansi Publik)

SAK-ETAP digunakan untuk entitas yang akuntabilitas publiknya tidak signifikan dan laporan keuangannya hanya untuk obyek umum bagi pengguna eksternal.

ETAP merupakan hasil penyederhanaan IFRS yang meliputi tidak tersedia laporan laba rugi komprehensif. Penilaian untuk aset tetap, aset tidak berwujud, dan properti investasi sehabis tanggal perolehan hanya memanfaatkan harga perolehan.

Tidak tersedia pilihan memanfaatkan nilai revaluasi atau nilai wajar. Dan termasuk tidak tersedia pengakuan liabilitas dan aset pajak tangguhan sebab beban pajak dianggap sebesar kuantitas pajak menurut ketentuan pajak.

Jika berkenaan ini diterapkan bersama dengan tepat. Maka unit usaha kecil dan menengah bisa mengakibatkan laporan keuangan tanpa mesti dibantu oleh pihak lain. Selain itu bisa dikerjakan audit terhadap laporannya tersebut.

3. PSAK-Syariah (Pernyataan Standar Akuntasi Syariah)

PSAK-Syariah merupakan pedoman yang bisa digunakan untuk lembaga-lembaga kebijakan syariah layaknya bank syariah, pegadaian syariah, badan zakat, dan lain sebagainya.

Untuk hasil pengembangan standar ini dibuat berdasarkan acuan dari fatwa yang dikeluarkan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Standar ini terdiri atas kerangka konseptual penyusunan dan pengungkapan laporan. Standar penyajian laporan keuangan, dan standar tertentu transaksi syariah layaknya mudharabah, murabahah, salam, ijarah, dan istishna.

4. SAP (Standar Akuntasi Pemerintah) Seperti Apa Yang Berlaku Di Indonesia

Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) sudah ditetapkan sebagai ketentuan pemerintah yang diterapkan untuk entitas pemerintah. Didalam menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

SAP dibuat untuk menjamin akuntabilitas, partisipasi, dan transparansi pengelolaan keuangan negara demi terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih.

Standar akuntansi yang cocok untuk akuntansi desa yakni Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

Standar Akuntansi Keuangan

Sumber : https://centrausaha.com

Kesimpulan
Itulah empat (4) pilar standar akuntansi keuangan yang ada di Indonesia.

Dengan memanfaatkan standar tersebut, Anda bisa menaikkan kualitas informasi yang tersedia terhadap laporan keuangan.

Untuk melindungi kualitas laporan keuangan perusahaan bersama dengan baik, Anda mesti dukungan teknologi berbentuk software akuntansi online.

Dengan memanfaatkan Jurnal, Anda bisa mengakibatkan laporan keuangan cocok standar bersama dengan mudah, cepat, aman, dan nyaman.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Merekam Layar HP

Konsultan Bisnis Adalah

Lacak Hp Pake Gmail

Recent Comments