Friday, August 19, 2022
Home Knowledge Sistem Pernafasan pada Hewan

Sistem Pernafasan pada Hewan

Sistem Pernafasan pada Hewan – Sistem respirasi atau sistem pernapasan adalah sistem biologis yang terdiri dari organ dan struktur-struktur lain yang dipakai sebagai tempat untuk bertukarnya gas pada tubuh.

Seluruh makhluk hidup termasuk hewan tentu mempunyai sistem pernapasan. Namun, apakah Anda tahu Anda bahwa sistem pernapasan pada hewan berbeda-beda tergantung habitat tempat tinggalnya?

Hewan yang hidup di air pastinya mempunyai organ pernapasan yang berbeda dengan hewan yang hidup di udara ataupun darat. Hal ini karena minimnya oksigen yang dapat mereka peroleh.

Lalu, apa saja macam-macam sistem pernapasan pada hewan? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah afuza.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Sistem Pernafasan pada Hewan Darat

sistem pernafasan pada hewan

1. Mamalia

Pada hewan darat yang berupa mamalia, pernapasannya menggunakan paru-paru. Proses pernapasannya, yaitu pertama kali udara masuk ke lubang hidung, kemudian melewati tenggorokan, selanjutnya masuk ke paru-paru.

Walau demikian, tidak semua hewan yang bernapas menggunakan paru-paru hidup di darat. Contoh hewan mamalia air yang bernapas dengan paru-paru yaitu anjing laut, paus, dugong, dan singa laut.

Hewan laut yang bernapas dengan paru-paru sesekali kepalanya akan muncul ke permukaan guna memperoleh oksigen.

Baca Juga: Hewan yang Bernafas dengan Paru-Paru

sistem pernafasan pada hewan

2. Serangga

Serangga juga hidup di darat sama halnya dengan mamalia. Namun, alat pernapasan yang dipakai berbeda. Serangga memakai trakea untuk mendapatkan oksigen.

Trakea adalah sistem pernapasan yang sederhana. Sistem ini secara langsung dapat mengalirkan oksigen ke tubuh serangga.

Proses pernapasannya, yaitu oksigen akan masuk melewati lubang-lubang yang sangat kecil yang terletak di sisi samping serangga yang bernama spirakel.

Spirakel mempunyai fungsi yang sama seperti hidung yakni sebagai tempat masuk dan keluarnya udara. Udara dari stigma disalurkan oleh pembuluh-pembuluh yang terhubung ke trakea yang selanjutnya disebarkan ke seluruh tubuh serangga.

sistem pernafasan pada hewan

Sistem Pernapasan pada Hewan Air

Hewan yang hidup di air seperti ikan, bernapas dengan memakai insang. Fungsi insang pada ikan yaitu untuk menyaring oksigen yang ada di air. Bentuk insang sendiri yaitu berupa beberapa lembaran tipis yang ada di sisi kanan dan kiri kepala ikan.

Ketika ikan menarik napas, maka ikan akan membuka mulut dan menutup insang. Oksigen selanjutnya masuk melalui mulut menuju insang yang kemudian diserap oleh pembuluh darah pada insang. Ketika katup insang terbuka, ikan akan mengeluarkan air dan karbondioksida.

Baca Juga: Ciri-Ciri Hewan Reptilia

Sistem Pernapasan pada Burung

Sama halnya dengan hewan yang hidup di darat, burung pun bernapas dengan paru-paru. Namun, burung memiliki paru-paru berbeda seperti hewan darat yang mengempis dan mengembang.

Paru-paru burung memiliki ukuran yang tetap ketika bernapas dan hanya digunakan pada saat burung tidak terbang.

Sementara ketika burung terbang, pundi-pundi udara membantu burung untuk bernafas. Organ ini adalah kantung yang fungsinya untuk menyimpan udara.

Dikarenakan paru-paru burung kecil, maka burung memerlukan alat pernapasan tambahan berupa kantong udara. Kurang lebih, setiap burung mempunyai sembilan kantong udara.

Baca Juga: Bibit Jahe Merah

Sistem Pernapasan pada Hewan Dua Alam

Amfibi atau hewan yang hidup di dua alam mampu hidup di air dan di darat. Kebanyakan hewan amfibi bermetamorfosis dari sistem pernapasan dari insang menjadi paru-paru.

Sebelum menjadi dewasa, banyak hewan amfibi yang mempunyai insang berbulu yang dipakai untuk mendapatkan oksigen dari air.

Apabila amfibi telah dewasa, insang tersebut akan berubah menjadi paru-paru yang berfungsi untuk menyerap oksigen, selanjutnya membawanya ke aliran darah.

Namun, terdapat beberapa hewan amfibi yang bernapas memakai kulit. Kulit pada hewan amfibi dapat menyerap air yang selanjutnya akan terjadi proses respirasi kulit atau pertukaran gas melalui kulit.

Hal ini memungkinkan amfibi dewasa tidak harus naik ke permukaan untuk memperoleh oksigen. Supaya proses pernapasan melewati kulit tetap berjalan lancar, maka amfibi perlu menjaga permukaan kulitnya agar senantiasa lembap.

Nah, itulah ulasan mengenai sistem pernapasan pada hewan yang hidup di air, udara, darat serta hidup di dua alam. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah pengetahuan Anda.

Previous articleMerk-Merk Tas Wanita
Next articleTujuan Adm Keuangan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Buat Gmail Baru Lewat HP

Cara Mereset HP Advan

Cara Membuat Fb di Hp

Spek HP Vivo V15

Recent Comments