Friday, August 19, 2022
Home Bisnis Perbedaan Waralaba Keagenan dan Distributor

Perbedaan Waralaba Keagenan dan Distributor

Perbedaan Waralaba Keagenan dan Distributor – Terdapat berbagai cara pemilik bisnis dapat memasuki pasar sebagai penjual. Banyak perusahaan lebih memilih untuk menciptakan produk dan layanan mereka sendiri, kemudian memasarkan dan menjualnya untuk mendapatkan keuntungan.

Bagi pemilik bisnis lain, perjanjian waralaba atau perjanjian distribusi merupakan cara terbaik. Kedua jenis perjanjian mengizinkan penjual untuk menjual kembali barang yang dibuat oleh perusahaan lain. Akan tetapi, masing-masing memiliki persyaratan yang berbeda.

BACA JUGA : Pengertian Waralaba atau Franchise

Perjanjian Waralaba

Waralaba, merupakan hak untuk memasarkan atau menjual barang atau jasa dibawah nama merek dagang, atau proses yang dipatenkan, dari bisnis yang mapan. Perjanjian waralaba merupakan kontrak hukum antara bisnis, yang disebut franchisor, dan pembeli waralaba, yang disebut franchisee.

Penerima waralaba, membeli hak untuk memasarkan dan menjual barang-barang di bawah nama merek dagang dari pemilik waralaba.

Perjanjian waralaba sendiri, merupakan kontrak yang mengikat secara hukum antara pemberi waralaba dan penerima waralaba yang merinci hak, tanggung jawab, kewajiban, dan kompensasi kedua belah pihak sehubungan dengan pembelian dan pengoperasian waralaba.

BACA JUGA : Jenis-Jenis Usaha Waralaba

Persetujuan Distribusi

Perbedaan Waralaba Keagenan dan Distributor
https://irmadevita.com/

Distributor merupakan perusahaan yang membeli dan menjual produk dari perusahaan lain. Distributor biasanya menyimpan produk-produk ini di fasilitas yang dimiliki atau disewanya. Kemudian menjual produk ke pengecer dan/atau langsung ke konsumen.

Perjanjian distribusi adalah kontak yang mengikat secara hukum antara pemilik produk dan distributor. Perjanjian ini menetapkan hak, biaya dan tanggung jawab para pihak sehubungan dengan distribusi produk. Distributor membeli produk dari perusahaan yang membuat produk, tetapi tidak memiliki kepemilikan di perusahaan itu sendiri.

BACA JUGA : Jelaskan Elemen Biaya dalam Konsep Bisnis Waralaba

Perjanjian Distributor Keagenan

Keagenan merupakan hubungan fidusia antara agen dan produsen, memungkinkan agen untuk menciptakan hubungan hukum antara produsen dan pelanggannya.

Untuk menetapkan syarat dan ketentuan kewenangan agen untuk memasarkan produk dan menentukan wilayah penjualan dan menetapkan batasan harga jual.

Agen memiliki wewenang untuk bertindak atas nama produsen selama masa kontrak, dan setiap hak pembaruan kontrak termasuk dalam perjanjian.

Perbedaan Waralaba Keagenan dan Distributor

Perbedaan Waralaba Keagenan dan Distributor
https://afplus.com/

Agen merupakan, perantara antara produsen dan pelanggan dan mengikat produsen untuk kontrak dengan pelanggan dan pihak ketiga.

Agen memasarkan produk atau jasa atas nama produsen. Distributor, merupakan perusahaan pihak ketiga independen yang membeli produk dari produsen dan menjualnya kembali dengan harga markup.

Distributor tidak mengikat produsen pada kontrak dengan pihak ketiga, dan kerugian penjualan yang ditanggung oleh distributor tidak mempengaruhi keuntungan produsen.

Produk dan Layanan

Kontrak antara agen dan produsen mencakup deskripsi produk atau layanan yang berada dalam kendali agen ke pasar. Agen hanya dapat memasarkan produk produsen yang secara khusus diatur dalam perjanjian distribusi keagenan.

Kontrak juga dapat menetapkan apakah agen dan pelanggan harus memenuhi persyaratan minimum untuk menyelesaikan transaksi penjualan. Bergantung pada ketentuan perjanjian, pabrikan dapat berhak menolak kontrak penjualan tertentu.

Wilayah Penjualan

Perbedaan Waralaba Keagenan dan Distributor
https://majalahfranchise.com/

Wilayah penjualan adalah pasar yang ditentukan di mana agen memiliki wewenang untuk mempromosikan produk atau layanan pabrikan dan membuat kontrak dengan pihak ketiga di bawah nama pabrikan dan merek produk.

Area mungkin terbatas pada lokasi geografis tertentu atau kelompok orang tertentu. Penjualan juga dapat dibatasi untuk metode pemasaran tertentu, seperti pemasaran langsung atau pemasaran Internet.

Tergantung pada ketentuan perjanjian distribusi agen, agen mungkin memiliki wilayah eksklusif, di mana agen adalah satu-satunya orang atau badan yang dapat mempromosikan produk produsen di pasar yang ditentukan.

Komisi Agen

Perjanjian distribusi keagenan mendefinisikan kompensasi agen sebagai akibat dari penjualan produsen yang dikaitkan dengan wilayah penjualan agen. Komisi dapat bervariasi, tergantung pada ruang lingkup dan nilai transaksi penjualan.

Itulah, perbedaan keagenan dn distributor dalam bisnis Waralaba yang bisa anda pahami secara detail. Semoga informasi diatas, bisa memberikan pemahaman secara mudah bagi anda.

Previous articleAdsense Arti
Next articleEfek Samping Paracetamol
RELATED ARTICLES

Cara Rekam Layar HP

Cara Merekam Layar HP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Buat Gmail Baru Lewat HP

Cara Mereset HP Advan

Cara Membuat Fb di Hp

Spek HP Vivo V15

Recent Comments