Friday, August 19, 2022
Home Bisnis Pengertian Otoritas Jasa Keuangan

Pengertian Otoritas Jasa Keuangan

Pengertian Otoritas Jasa Keuangan – Pada dasarnya “OJK” merupakan suatu singkatan dari “Otoritas Jasa Keuangan”. Bagi Anda yang masih awam, mungkin Anda masih asing atau bahkan belum pernah mendengar istilah ini.

Atau bahkan, kepanjangan dari OJK saja mungkin masih terkesan membingungkan dan masih terasa asing di telinga Anda. Sehingga, Anda mungkin tidak tahu mengetahui seputar fungsi dari Otoritas Jasa Keuangan, tujuan dan apa saja kebijakannya.

Untuk itu, tidak ada salahnya bagi Anda untuk menggali lebih dalam mengenai info yang berkaitan dengan hal ini.

BACA JUGA : Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan

 

Pengertian Otoritas Jasa Keuangan atau OJK

pengertian otoritas jasa keuangan
Sumber : https://img.beritasatu.com/

Sebenarnya OJK merupakan salah satu lembaga negara yang berfungsi untuk menyelenggarakan sistem penguasaan dan pengawasan secara terintegrasi di semua sektor jasa keuangan dari negara Indonesia.

Oleh karenanya, keterlibatan lembaga ini pada bebagai macam sektor jasa keuangan di Indonesia sangatlah tinggi.

BACA JUGA : Administrasi Keuangan Adalah

 

Tujuan Utama OJK yang Harus Anda Ketahui

Sumber : https://lh3.googleusercontent.com/

1. Membatasi Berbagai Jasa Keuangan

Dengan adanya lembaga ini, diharapkan semua sektor jasa keuangan yang ada dapat diselenggarakan secara teratur dan lebih baik.

Selain itu, diharapkan juga agar semua sektor jasa keuangan di Indonesia dapat berjalan secara transparan, adil dan bertanggungjawab.

2. Menwujudkan Metode Keuangan agar Tumbuh Secara Berkelanjutan

Pada dasarnya, sektor jasa keuangan juga berkaitan dengan sistem keuangan pada suatu daerah. Untuk itu, harapan dibentuknya otoritas jasa keuangan ini agar dapat merealisasikan sistem keuangan yang tumbuh secara lebih berkelanjutan.

Selain itu, harapannya juga agar sistem keuangan dapat tumbuh secara stabil, sehingga tidak akan merugikan ataupun mempersulit masyarakat.

3. Melindungi Konsumen dan Masyarakat

Tujuan terakhir dari dibentuknya lembaga OJk ialah agar dapat melindungi semua kepentingan konsumen dari semua lapisan masyarakat.

BACA JUGA : Cara Menghilangkan Garis Merah di PPT

 

Tugas Penting Dari OJK

pengertian otoritas jasa keuangan
Sumber : https://cdn-2.tstatic.net/

  • Dalam Sektor Perbankan

Sebagian tugas lain yang mesti dikerjakan OJK dalam sektor perbankan antara lain yaitu menyusun sistem pengawasan bank dan juga menjalankan penegakan regulasi pada sektor bank.

OJK juga mesti menjalankan pembinaan, pemeriksaan dan pengawasan dalam sektor bank. Seluruh hal ini berikutnya akan dioptimalkan lagi guna memaksimalkan daya kerja perbankan demi kepentingan masyarakat luas.

  • Dalam Sekor IKNB

Maksud dari sektor IKNB dalam hal ini adalah berbagai jenis Industri Keuangan Non-Bank. Peran OJK atas IKNB merupakan menjalankan semua kebijakan IKNB sesuai dengan regulasi yang sedang berlaku.

Lembaga ini juga wajib melakukan evaluasi, perumusan etika dan prosedur di dalam sektor IKNB.

Selain itu, terdapat pula regulasi pada bidang IKNB yang harus dikerjakan oleh (OJK) Otoritas Jasa Keuangan.

  • Dalam Sektor Pasar Modal

Selain dua sektor di atas OJK juga memiliki tugas lain, yaitu pada sektor pasar modal, diantaranya yaitu dengan menjalankan semua manajemen dalam krisis pasar modal.

Selain itu, lembaga ini juga harus merumuskan semua prinsip yang terdapat dalam hal pengelolaan dan transaksi serta menjalankan berbagai analisa pengawasan dan pengembangan pasar modal.

Dengan begitu, pasar modal nantinya dapat berjalan layak dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA : Kegunaan Internet

 

Fungsi Otoritas Jasa Keuangan

Sumber : https://images.bisnis-cdn.com/

Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki tugas dan peranan yang penting bagi sektor keuangan dan ekonomi di Indonesia. Berikut merupakan sebagian fungsi otoritas jasa keuangan, lengkap dengan penjelasannya.

1. Menyelenggarakan Sistem Pengaturan dan Pengawasan

Fungsi yang pertama ialah menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan pada semua kegiatan dalam sektor jasa keuangan. Termasuk sektor modal, pasar uang, dan sektor industi keuangan non-bank (IKNB).

2. Mengambil Keputusan Dalam Demikian Perkembangan dan Kemajuan Keuangan

Fungsi lain dari OJK ialah dapat mengambil keputusan yang bijak mengenai perkembangan dan juga kemajuan keuangan di Indonesia.

Pengambilan keputusan ini harus didasarkakn dari beragam sektor, misalnya seperti sektor perbankan, pasar modal, fintech, dan industri non-bank lain yang terlibat di dalamnya.

3. Melindungi Konsumen

OJK juga memiliki fungsi dalam melindungi konsumen. Hal ini merupakan salah satu fungsi utama dibentuknya lembaga OJK ini, agar menciptakan keuangan inklusif untuk masyarakat Indonesia dengan perlindungan konsumen yang telah terpercaya.

Sehingga, OJK akan memegang regulasi yang berkaitan dengan perlindungan data masyarakat untuk pihak yang berkaitan.

BACA JUGA : Cara Memasang Atribut Pramuka SD Putri

 

Asas Dibentuknya OJK

Sumber : https://pasardana.id/

  • Asas Independensi

Pada dasarnya, asas ini akan menonjolkan bahwa setiap keputusan yang telah dicapai oleh lembaga OJK akan bersifat independen.

Artinya, semua keputusan yang diambil tidak disertai dengan campur tangan dan intervensi dari pihak lainnya.

Aturan, keputusan yang diambil tersebut tentunya selalu berlandaskan pada regulasi undang-undangan yang sedang berlansung tanpa merugikan pihak manapun.

  • Asas Kepastian Hukum

Landasan perundangan-undangan yang sedang berlaku dan menjadi dasar atas semua tindakan OJK tentunya harus jelas.

Dengan menggunakan landasan peraturan perudang-undangan yang jelas dan sebagai landasan hukum, maka OJK sudah bisa menjamin bahwa tindakan mereka tidak akan menyeleweng dari jalur hukum.

Serta, seluruh kebijakan penyelenggaraannya harus dilakanakan secara adil.

BACA JUGA : Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi

  • Asas Kepentingan Umum

Sebagai salah satu lembaga negara resmi, maka lembaga OJK akan bekerja untuk memenuhi kepentingan banyak lapisan masyarakat.

Dalam hal ini, OJK akan menyelenggarakan dan bertindak sesuai dengan tujuan awal demi melindungi kempentingan masyarakat umum.

Selain itu, lembaga ini juga bisa melakukan tindak pembelaan pada konsumennya. Tak hanya itu, lembaga ini juga berfungsi untuk memajukan kesejahteraan umum.

  • Asas Keterbukaan

Jika ditelusuri secara mendalam, Anda akan menemukan fakta bahwa lembaga OJK memiliki sifat terbuka. OJK akan membuka diri pada berbagai hak masyarakat dan tidak membedakan kepentingan masyarakat antara satu dengan yang lainnya.

Selain itu, lembaga ini juga tidak akan menutupi satu hal pun terhadap masyarakat.

Namun, lembaga ini juga harus selalu melakukan perlindungan atas setiap hak asasi pribadi, golongan, dan rahasia negara.

  • Asas Profesionalitas

Karena lembaga ini bersifar profesional, daya kerjanya pun tidak perlu diragukan lagi. OJK senantiasa mengutamakan keahliannya dalam menjalankan semua tugas dan wewenangnya sebagai salah satu lembaga negara.

Namun, semua tindakannya harus senantiasa berlandaskan pada kode etik dan ketentuan yang telah dibuat dalam sistem perundang-undangan.

  • Asas Integritas

Selain asas-asas di atas lembaga ini juga berpegang teguh pada semua poin tata tertib yang ada dalam pelaksanaan sluruh tugasnya.

Termasuk salah satunya dalam hal pengambilan keputusan yang bijak, dan hal lainnya. Oleh karenanya, OJK dapat dikatakan sebagai salah satu lembaga negara yang memiliki integritas tinggi.

  • Asas Akuntabilitas

Seluruh kegiatan dan hasil yang dikerjakan oleh OJK selalu dipertanggungjawabkan di hadapan regulasi yang berlaku.

Pertanggungjawaban ini wajib dikerjakan dan ditunjukkan pada publik agar lembaga keuangan ini dapat disebut sebagai salah satu lembaga yang transparan terhadap masyarakat.

BACA JUGA : Pengertian Copywriting

 

Kebijakan Strategis OJK tahun 2020

pengertian otoritas jasa keuangan
Sumber : https://ojk.go.id/

Pada tahun 2020 lalu, Otoritas Jasa Keuangan rupanya telah mempersiapkan 5 kebijakan dan inisiatif lain untuk diarahkan.

Beberapa kebijakan tersebut dilakukan demi mendukung pembiayaan pada beragam sektor seperti salah satunya prioritas pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memberdayakan UKM dan UMKM serta masyarakat kecil, meningkatkan inovasi teknologi informasi industri jasa keuangan, serta reformasi internal dalam hal mengatur dan mengawasi semua sektor jasa keuangan.

Adapun kelima kebijakan yang dilaksanakakn oleh lembaga OJK adalah sebagai berikut:

  • Melakukan peningkatan pada skala ekonomi industri keuangan.
  • Memperkecil regulatory dan supervisory gap antar sektor jasa keuangan.
  • Melakukan transformasi digital pada sektor jasa keuangan.
  • Melaksanakan percepatan dalam penyediaan akses keuangan, serta meningkatkan penguatan penerapan market conduct dan perlindungan terhadap konsumen.
  • Melakukan pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

Demikian ulasan mengenai pengertian otoritas jasa keuangan, fungsi serta asas dibentuknya OJK. Semoga bermanfaat dan dapat menjawab semua kebingunganmu selama ini.

RELATED ARTICLES

Cara Mereset HP Advan

Spek HP Vivo V15

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Buat Gmail Baru Lewat HP

Cara Mereset HP Advan

Cara Membuat Fb di Hp

Spek HP Vivo V15

Recent Comments