Wednesday, August 10, 2022
Home Bisnis Neraca Keuangan

Neraca Keuangan

Neraca keuangan akuntansi merupakan salah satu hal yang perlu untuk dikuasai dalam sebuah usaha, baik besar maupun kecil, tak terkecuali bisnis kuliner.

Dengan membaca sebuah laporan keuangan, pemilik usaha, manajer, atau siapa saja yang berkepentingan bisa menyadari situasi keuangan suatu perusahaan.

Pengertian neraca

Neraca keuangan adalah bagian dari sebuah laporan keuangan yang mencatat Info berkenaan aset. Serta kewajiban pembayaran terhadap pihak-pihak yang terkait dalam operasional perusahaan, dan modal pada waktu tertentu.

Neraca keuangan merupakan salah satu berasal dari serangkaian laporan keuangan yang harus Anda bikin untuk melaporkan kekayaan dan kewajiban bisnis Anda.

Laporan ini akan memperlihatkan berapa jumlah harta dan kewajiban, sekaligus memperlihatkan ekuitas pemilik bisnis secara sistematis.

Manfaat neraca keuangan

Neraca keuangan punya lebih dari satu manfaat, yaitu:

  • Sebagai alat untuk menganalisis efek perubahan situasi keuangan secara periodik berasal dari tahun ke tahun, baik secara futuristi maupun historikal
    Hal ini punya tujuan untuk membantu Anda dalam mengambil alih ketentuan finansial di masa mendatang.
  • Sebagai alat untuk menganalisis likuiditas suatu usaha, yang memperlihatkan kebolehan untuk membayar dan melunasi hutang jangka pendeknya dengan harta likuid yang dimiliki.
  • Sebagai alat untuk menganalisis solvabilitas suatu usaha, yang memperlihatkan kebolehan perusahaan untuk segera melunasi hutang jangka pendek mereka sebelum akan tanggal jatuh tempo.

Oleh karena itu, membaca neraca keuangan merupakan salah satu cara yang mudah dan efisien untuk menyadari laporan keuangan bisnis Anda.

Bagaimana cara mudah membaca dan menyadari neraca keuangan?

NERACA KEUANGAN

Sumber : https://www.edukasi.org

Macam-macam wujud neraca keuangan

Pertama, pahami khususnya dahulu macam-macam wujud berasal dari neraca keuangan.

Pada dasarnya, neraca keuangan hanya mencatat apa saja yang jadi harta, modal perusahaan, dan kewajiban perusahaan di satu periode tertentu.

Bentuk-bentuk berasal dari neraca keuangan bermacam-macam, tapi terdapat 2 wujud yang umum digunakan yaitu:

  • Neraca Staffel (Report Form)

Bentuk staffel merupakan wujud neraca yang disusun ke bawah.

  • Neraca Scontro (Bentuk T)

Neraca keuangan Scontro atau wujud T merupakan wujud neraca yang disusun bersebelahan.

Pada umumnya, perusahaan-perusahaan biasanya mengfungsikan wujud scontro untuk mempermudah dalam lakukan perbandingan nilai akhir berasal dari sisi Aktiva dan Pasiva yang harus sama.

Struktur neraca keuangan

Aktiva = Kewajiban + Modal

Rumus keseimbangan ini adalah komitmen utama dalam setiap penyusunan neraca.

Artinya, dalam menyusun sebuah neraca keuangan, akuntan terhitung harus memastikan bahwa tersedia hubungan timbal balik yang memperlihatkan keseimbangan antara harta dengan kewajiban dan modal.

Besarnya kewajiban dan modal mengimbuhkan gambaran berkenaan bagaimana cara Anda mengelola aset.

Baca Juga : Cara Memakai Story Beat

Sekarang kita akan bahas account satu per satu.

  • Aktiva

Aktiva atau aset merujuk terhadap total berasal dari sumber energi bisnis yang Anda miliki, di mulai berasal dari kas, piutang, persediaan barang, hingga lahan/tanah, gedung, kendaraan, mesin, peralatan, dan sebagainya.

Berdasarkan jangka selagi pemakaiannya, aktiva terdiri atas 2 jenis, yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap.

Aktiva lancar merupakan aset yang punya umur manfaat jangka pendek, atau bisa dikonversi jadi kas dalam jangka selagi maksimal satu tahun.

Beberapa semisal berasal dari account yang harus Anda kenal dan bisa dikelompokkan dalam account aktiva lancar, antara lain: kas, piutang, cost dibayar dimuka, perlengkapan, dan persediaan barang.

Berbeda dengan aktiva lancar, aktiva selalu adalah aset yang dimiliki atau digunakan untuk jangka selagi yang lebih panjang (lebih berasal dari satu tahun).

Beberapa semisal berasal dari account yang bisa dikelompokkan dalam account aktiva tetap, antara lain: tanah, gedung, mesin, dan peralatan.

Seiring berjalannya waktu, nilai aktiva selalu yang Anda punya bisa menyusut, karena menurunnya masa mengfungsikan / masa manfaat berasal dari aset tersebut.

Selain jenis account diatas, jikalau diamati berasal dari wujud asset-nya, tersedia pula account aktiva tidak berbentuk dimana aset tidak berbentuk fisik, layaknya hak cipta, hak paten, dan merk dagang (copyright).

neraca keuangan

Sumber : https://www.edukasi.org

  • Kewajiban (Liabilities)

Kewajiban adalah hutang terhadap pihak lain yang harus dibayar, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Yang terhitung dalam account kewajiban, antara lain: utang, penghasilan di terima di wajah (pendapatan yang diperoleh atas jasa yang belum dilakukan), serta akrual (biaya yang jatuh tempo di lantas hari).

Kewajiban dibagi kedalam 2 jenis, yaitu pinjaman lancar dan pinjaman jangka panjang.

Utang lancar harus dilunasi dalam jangka selagi satu tahun (atau tidak cukup berasal dari satu tahun), namun pinjaman jangka panjang harus dilunasi dalam jangka selagi lebih berasal dari satu tahun.

  • Ekuitas (Equity)

Berdasarkan hubungan timbal balik diatas, ekuitas bisa terhitung disimpulkan sebagai selisih antara komponen-komponen aset dan hutang.

Asset – Liability = Equity

Komponen ekuitas dalam sebuah laporan neraca adalah saldo berasal dari modal akhir suatu usaha.

Simak lebih dari satu tips berikut ini agar Anda bisa membaca neraca keuangan dengan baik.

Pastikan Saldo Akhir Seimbang

Sebelum membaca neraca keuangan, tersedia baiknya jikalau Anda memastikan keakuratannya khususnya dahulu.

Didalam sebuah neraca keuangan, terdapat sisi kiri dan sisi kanan. Sisi kiri untuk menyajikan data Aktiva, namun sisi kanan untuk Kewajiban dan Modal.

Pada sisi Aktiva, semua account yang tentang dengan Aktiva, terhitung Aktiva Lancar dan Aktiva Tetap dipisahkan untuk menyadari besarnya masing-masing nominal.

Sedangkan, terhadap sisi kanan, semua account yang tentang dengan Kewajiban dan Modal bisa diamati sesuai dengan neraca lajur yang dibikin sebelumnya.

Saldo akhir berasal dari neraca keuangan semestinya seimbang. Pastikan agar jumlah berasal dari sisi kiri dan kanan seimbang.

Jika angka keduanya berbeda, Anda harus melakukan kontrol kembali, karena bisa saja terjadinya kekeliruan berasal dari pencatatan atau penjurnalan-nya.

Perhatikan Perbandingan antara Piutang Usaha dan Hutang Usaha

Fokuskan bisnis Anda terhadap keseimbangan piutang dan hutang-nya selagi membaca neraca keuangan.

Hal ini sangatlah penting, karena bakal berpengaruh terhadap arus kas jangka pendek bisnis Anda.

Jika Anda punya angka piutang yang lebih besar dibandingkan dengan hutang, berarti Anda harus membayar lebih banyak, dibandingkan meraih duwit berasal dari hasil penjualan kredit.

Selain itu, kedua account ini harus diperhatikan, karena lakukan penagihan terhadap pelanggan perlu kerjasama yang efisien antara anggota penjualan dan akuntansi untuk memastikan bahwa setiap tanggal jatuh tempo pelunasan dijalankan sesuai dengan syarat penjualan kredit-nya.

Baca Juga : Analisis Laporan Keuangan

Perhatikan Saldo Kas, Komponen Utama berasal dari Aktiva

Kas sering disebut terhitung sebagai aset paling cair, berarti Anda bisa mengunakannya secara segera untuk membeli apapun.

Saat Anda memulai sebuah usaha, hal utama yang bakal Anda lakukan adalah membiayai bisnis Anda dan mengontrol masuk/keluarnya kas.

Oleh karena itulah, Anda harus untuk lakukan pengawasan terhadap perubahan kas dalam komponen aset terhadap laporan neraca keuangan.

neraca keuangan

Sumber : https://www.jurnal.id

Perhatikan Saldo Persediaan

Selain komponen kas, persediaan barang terhitung merupakan komponen aset yang perlu untuk diperhatikan dalam operasional suatu usaha.

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh pemimpin adalah lakukan peningkatan perputaran persediaan barang dalam sebuah usaha.

Anda bisa mengkalkulasi rasio perputaran persediaan barang secara efisien dengan mengkalkulasi perbandingan antara jumlah penjualan dan persediaan-nya.

Jika rasio perputaran persediaan bisnis Anda menurun, berarti Anda harus untuk lakukan pengurangan persediaan.

Perhatikan Saldo Pinjaman terhadap Akun Kewajiban

Dalam neraca keuangan suatu usaha, salah satu hal yang tak kalah perlu adalah lakukan analisa terhadap hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang.

Saldo hutang jangka panjang biasanya berasal berasal dari pinjaman ke bank, namun hutang jangka pendek biasanya berbentuk hutang bunga yang harus ditanggung.

Selain membedakan kedua kategori tersebut, Anda terhitung harus untuk menyimak jumlah saldo akhir berasal dari setiap akun. Jika saldo pinjaman lebih besar berasal dari saldo kas, bisnis Anda bisa saja saja berada terhadap situasi yang sulit. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mengecek besarnya uang yang bisnis Anda pinjam berasal dari bank.

Sekian gambaran berasal dari neraca keuangan, sekaligus lebih dari satu cara mudah membaca neraca keuangan (balance sheet). Semoga sesudah membaca artikel ini, Anda sebagai pemilik bisnis bisa paham, sekaligus bisa membaca neraca keuangan dengan baik. Selain itu bisa sebagai salah satu basic pengambilan ketentuan bagi bisnis Anda.

Semoga artikel ini membantu.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Merekam Layar HP

Konsultan Bisnis Adalah

Lacak Hp Pake Gmail

Recent Comments