Tuesday, August 16, 2022
Home Health & Fitness Kegunaan Jahe

Kegunaan Jahe

Kegunaan jahe – Saat merasa tenggorokan tidak enak atau saat cuaca sedang dingin-dinginnya, mengkonsumsi jahe yang telah dioleh entah sebagai bandrek, teh, atau bahkan wedang uwuh pastinya sangat cocok. Sedangkan, manfaat jahe untuk kesehatan tidak cuma itu saja!

Dalam sekitar 100gr jahe terkandung sekitar 80 kalori yang didalamnya terdiri dari 9% protein, 8% lemak, dan juga 84% karbohidrat. Didalam jahe juga terkandung vitamin C, kalsium, vitamin B, magnesium, zat besi, zinc, dan juga fosfor.

Dengan semacam itu banyaknya gizi yang berkhasiat, jahe diyakini baik dikonsumsi untuk meningkatkan kekuatan tahan tubuh. Berikut ini adalah beberapa kegunaan jahe yang bisa kamu rasakan jika dikonsumsi dengan rutin.

Baca juga: Manfaat Sereh dan Jahe

Kegunaan Jahe

kegunaan jahe
Sumber: https://fs.genpi.co/

1. Kegunaan Jahe untuk Mencegah Kanker

Gingerol yang terkandung didalam jahe memiliki efek antikanker. Pada beberapa penelitian, jahe mempunyai khasiat untuk menurunkan kesibukan molekul pro-inflammatory di dalam usus.

Dengan begitu, jahe juga dapat membantu menurunkan resiko dari kanker kolon atau usus, walaupun hal ini masih memerlukan sebuah penelitian yang lebih lanjut.

2. Membantu Turunkan Berat Badan

Khasiat jahe untuk mencegah terjadinya cara kerja peradangan juga bisa membantu Anda yang sedang menjalani program menurunkan berat badan. Jahe juag dipercaya dapat membantu meningkatkan jumlah dari kalori yang dibakar dan juga menekan cara kerja dari peradangan yang terjadi dalam tubuh.

Beraneka studi mengindikasikan jahe mempunyai manfaat yang positif dalam mengembangkan beraneka parameter tubuh berhubungan berat badan, seperti rasio pinggang dan pinggul.

3. Kegunaan Jahe untuk Membantu Atasi Dispepsia

Maag (dispepsia kronis) mempunyai gejala khas seperti nyeri, rasa kekenyangan, atau mual berulang di perut komponen atas. Salah satu hal yang diduga menjadi penyebab dari keadaan ini merupakan lambatnya proses pengsongan lambung penderita.

Sebuah studi di tahun 2011 menemukan, kelompok penelitian yang mengonsumsi jahe mempunyai waktu pengosongan lambung lebih pesat ketimbang kelompok yang cuma menerima placebo.

Karenanya itu, jahe bisa membantu mempercepat pengosongan lambung dan meredakan gejala dispepsia bagi penderita maag kronis.

Baca juga: Wedang Jahe Merah

4. Meningkatkan Fungsi Otak

Stres oksidatif dan inflamasi kronis bisa mempercepat cara kerja penuaan. Hal yang sama juga terjadi di jaringan otak dan bisa menyebabkan seseorang menderita penyakit Alzheimer dan fungsi kognitif lainnya menurun pengaruh cara kerja penuaan.

Beberapa penelitian menampakkan bahwa efek antioksidan di dalam jahe bisa menghalangi respons inflamasi yang terjadi di otak. Alhasil, jahe memiliki manfaat untuk membantu meningkatkan fungsi dari otak.

Tidak hanya dipercaya untuk membantu melegakan tenggorokan dan juga memberikan efek menenangkan, kegunaan jahe untuk kesehatan tubuh memanglah beraneka macam. Mulai dari meningkatkan fungsi otak, meredakan kram perut dikala haid, menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

Kemudian jahe juga diyakini dapat membantu menuntaskan nyeri yang terjadi pada sendi, mengatasi mual bahkan muntah, dan juga bisa dipercaya membantu mencegah penyakit kanker. Anda bisa memakai jahe sebagai obat herbal untuk menunjang pengobatan utama dari dokter.

Efek Samping Jahe yang Wajib Diwaspadai

kegunaan jahe
Sumber: https://cdns.klimg.com/

Anda tidak boleh terlena dengan segudang manfaat jahe. Walaupun memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh, tanaman ini juga dapat menyebabkan beberapa efek samping jika dikonsumsi dengan jumlah yang berlebihan.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan herbalist, dengan mengkonsumsi jahe lebih dari sekitar 4gr dalam satu hari dapat menyebabkan mual, mulas, kekenyangan, dan bahkan gangguan perut. Tidak cuma itu, jahe juga akan memberikan pengaruh buruk sebagai berikut.

1. Risiko Pendarahan

Jahe memang bisa mencegah pembekuan darah dan meninkatkan sirkulasi darah. Melainkan hal ini bisa meningkatkan risiko pendarahan, terlebih bagi seseorang yang mempunyai kelainan darah atau tengah menjalani pengobatan memperlambat pembekuan darah.

2. Penderita Batu Empedu

Jahe bisa merangsang produksi empedu. Tumbuhan herbal ini tidak direkomendasikan untuk pasien penderita batu empedu.

3. Hindari Konsumsi Jahe Sebelum Operasi

Penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2007 telah ditemukan bahwa saat seseorang mengkonsumsi jahe sebelum menjalankan operasi, akan menyebabkan dan bahkan meningkatkan resiko dari pendarahan internal. Para dokter selalu menyarankan para pasiennya agar tidak mengkonsumsi tanaman jahe dengan olahan apapun skeitar 2 minggu sebelum menjalankan operasi.

4. Bahaya bagi ibu hamil

Beberapa penelitian telah mengutarakan jahe yang dapat menurunkan peresapan dari zat besi dan juga vitamin yang sudah larut dalam lemak yang ada pada perempuan yang sedang hamil. Kemudian, jahe akan menyebabkan kontraksi uterus.

Jika kamu sedang mengandung dan ingin mengkonsumsi jahe, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Karena dikhawatirkan bisa mengalami pendarahan.

Baca juga: Kopi Jahe

Itulah ulasan lengkap yang membahas dengan lengkap mengenai kegunaan jahe dan juga efek sampingnya yang dapat kamu pelajari. Semoga bermanfaat!

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Memblokir No Hp

HP Vivo Dibawah 2 Jutaan

Cara Melacak Hp yg Mati

Recent Comments