Saturday, August 13, 2022
Home Health & Fitness Efek Samping Temulawak

Efek Samping Temulawak

Efek Samping TemulawakCurcuma xanthorhiza Roxb atau temulawak termasuk dalam famili tanaman jahe-jahean (zingiberceae).

Tanaman ini mengandung beragam minyak atsiri seperti glukosida, kurkumin, kamfer, phellandrene, myrcene, turmerol, xanthorrhizol, ptolyletycarbinol dan isofuranogermacreene.

Di Indonesia, temulawak populer dengan berbagai sebutan. Daerah Sunda tanaman ini diketahui dengan nama koneng gede, untuk Madura menyebutnya dengan nama temubalak.

Sedangkan dalam bahasa Inggris sering kali disebut Java Turmeric (Kunyit Jawa). Hal ini sekaligus membuktikan bahwa tanaman ini asli Indonesia dan telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat dunia bagi kesehatan.

Berbicara mengenai kesehatan, tentunya Anda semua sudah tahu jika tanaman berjenis rimpang seperti temulawak ini mempunyai khasiat bagi kesehatan yang tidak sedikit, ya. Namun, apakah Anda tahu efek sampingnya?

Meskipun temulawak ini populer dengan khasiatnya untuk kesehatan, namun Anda juga perlu mengetahui jika obat herbal satu ini juga memiliki efek samping, lho.

efek samping temulawak

Lantas, apa saja efek sampingnya? Yuk, langsung saja simak ulasan artikel mengenai efek samping temulawak yang sudah afuza.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Efek Samping Temulawak yang Perlu Anda Ketahui!

Sangat disayangkan karena tanaman yang dapat mengobati kanker ini mempunyai efek samping. Namun, jangan khawatir, sebab efek samping tersebut terjadi jika Anda berlebihan dalam penggunaannya.

Secara umum, temulawak aman jika dikonsumsi dalam waktu pendek, optimal 18 minggu. Namun, temulawak atau dalam bahasa Inggris disebut javanese turmeric ini, dapat menimbulkan efek samping jika digunakan dalam jumlah besar serta jangka waktu yang terlalu lama.

Berikut ini adalah efek samping temulawak jika dikonsumsi terlalu berlebihan yang perlu Anda ketahui:

1. Memicu Iritasi Lambung

Walaupun temulawak juga bermanfaat baik bagi gangguan pencernaan, namun konsumsi temulawak terlalu banyak justru dapat berdampak sebaliknya yaitu munculnya iritasi pada lambung.

efek samping temulawak

2. Masalah Pencernaan

Mengonsumsi temulawak dalam jumlah besar atau jangka panjang juga dapat menyebabkan sembelit hingga diare. Apabila dibiarkan, maka keduanya dapat menyebabkan seseorang mengalami dihidrasi.

3. Detak Jantung Lebih Cepat

Temulawak memang bermanfaat baik untuk kesehatan jantung, tetapi bukan berarti Anda boleh mengonsumsinya terlalu banyak, ya. Sebab, mengonsumsi temulawak secara berlebihan justru bisa membuat detak jantung lebih cepat, terutama bagi penderita hipertensi.

Baca Juga: Efek Samping Minum Rebusan Kayu Bajakah

4. Memperparah Gangguan Liver

Jika Anda memiliki gangguan pada liver dan empedu, maka ada baiknya Anda menghentikan penggunaan temulawak. Seperti halnya dengan kunyit, temulawak dapat meningkatkan produksi empedu sehingga memperparah keadaan tersebut.

efek samping temulawak

5. Mual dan Muntah

Tidak hanya iritasi lambung, bagi sebagian orang mungkin juga akan mengalami efek samping berupa mual atau bahkan muntah setelah mengonsumsi temulawak.

6. Memperparah Kerusakan pada Ginjal

Jika jumlah temulawak yang Anda konsumsi terlalu banyak, maka ini akan menyebabkan ginjal terganggu.

Sebab, apabila residu dari temulawak mengendap dan tertahan di dalam ginjal, maka hal tersebut bisa mengakibatkan fungsi kinerjanya menurun. Minumlah air putih yang banyak pada saat mengonsumsi temulawak.

Baca Juga: Efek Samping Teh Jati Cina

7. Meningkatkan Resiko Infeksi pada Kemih

Pada saat kondisi ginjal Anda telah terganggu, maka secara otomatis akan memengaruhi kandung kemih dan saluran kemih Anda juga.

8. Obesitas

Bukan rahasia jika segelas jamu memiliki kandungan temulawak. Sehingga, tidak jarang diandalkan oleh orang Indonesia untuk menambah nafsu makan.

Namun, jika dibiarkan telalu lama kondisi fisik bukannya idela tetapi justru obesitas. Oleh karena itu, hal ini perlu adanya kontrol.

Baca Juga: Efek Samping Minum Rebusan Jahe dan Sereh

9. Memicu Komplikasi

Jika Anda mengonsumsi temulawak bersama dengan obat tertentu, misalnya seperti pengencer darah, maka dapat menyebabkan risiko komplikasi atau penyakit baru yang sifatnya lebih kompleks. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter dalam hal itu.

10. Pendarahan

Anda juga perlu waspada, bahwa kombinasi konsumsi temulawak dan pengencer darah juga dapat menimbulkan pendarahan.

11. Beresiko untuk Ibu Hamil

Walaupun masih belum ada riset lebih lanjut tentang kurang amannya temlawak bagi ibu hamil dan menyusui. Namun, sebaiknya ibu hamil dan menyusui berhati-hati dan menghindarinya bukan?

Jadi, menurut anjuran dosis yang bisa dikatakan aman dalam penggunaan temulawak yaitu 500 hingga 3000 mg per hari. Namun, bagi pasien kanker, dosisnya dapat lebih hingga 8000 mg per hari. Konsumsilah sesuai dengan batas aman!

Jangan merebus temulawak dalam panci dengan bahan aluminium, sebab zat dalam temulawak dapat berubah menjadi racun jika bertemu bersama dengan bahan tersebut dalam kondisi dipanaskan.

Itulah berbagai efek samping temulawak jika dikonsumsi secara berlebihan. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan selamat mencoba sendiri di rumah.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Spesifikasi HP Vivo Y81

Cara Printer Dari HP

Cek No HP Indosat

Recent Comments