Friday, August 19, 2022
Home Health & Fitness Efek Samping Pil KB

Efek Samping Pil KB

Efek Samping Pil KBEfek samping pil KB terjadi karena perubahan kadar hormon di dalam tubuh. Pada setiap wanita, efek samping kontrasepsi hormonal ini berbeda-beda. Mulai dari efek samping ringan, berat hingga penggunaannya harus dihentikan, dan diganti dengan jenis kontrasepsi lain, atau bahkan tidak ada efek samping sama sekali.

Pil KB terdiri menjadi dua macam, yakni pil KB yang isinya progestin saja dan pil KB kombinasi yang isinya hormon estrogen dan progestin.

Efektivitas pil KB dalam mencegah kehamilan cukup tinggi apabila dikonsumsi setiap hari sesuai aturan, serta tingkat kegagalannya hanya sekitar 1%.

Cara kerja pil KB kombinasi dalam mencegah kehamilan yaitu dengan menghambat ovulasi atau proses indung telur melepaskan sel telur, sehingga tidak akan terjadi pembuahan.

Sementara pil KB progestin, cara kerjanya yaitu dengan menipiskan dinding dalam rahim, sehingga sel telur yang telah dibuahi oleh sperma akan kesulitan untuk menempel di sana.

efek samping pil kb

Walaupun efektif dalam mencegah kehamilan, pil KB juga bisa menyebabkan efek samping. Lantas apa saja efek sampingnya? Yuk, langsung saja simak ulasan artikel mengenai efek samping pil KB yang sudah afuza.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Baca Juga: Efek Samping KB Implan

Efek Samping Pil KB yang Perlu Anda Ketahui!

Berikut ini adalah beberapa efek samping pil KB yang kerap ditemui, yaitu:

1. Mual

Biasanya, reaksi mual karena pil KB akan hilang dengan sendirinya sesudah 2 bulan pemakaian. Untuk sementara waktu, minumlah pil KB setelah makan atau bersama dengan makanan supaya tidak mual.

Apabila mual terasa sangat mengganggu, bahkan sampai menyebabkan Anda tidak nafsu makan, maka berkonsultasilah kepada dokter tentang cara konsumsi pil KB yang paling sesuai untuk Anda.

Selain itu, Anda perlu berkonsultasi ke dokter juga sebelum Anda memutuskan untuk beralih ke metode kontrasepsi lain atau berhenti.

2. Sakit Kepala dan Nyeri Payudara

Biasanya, efek samping pil KB ini hanya terasa beberapa hari sekali. Keluhan ini dapat diatasi dengan obat pereda nyeri yang dapat Anda beli di apotek, seperti paracetamol.

Apabila tidak perubahan, Anda dapat mengganti merek pil KB ataupun beralih ke jenis KB lainnya yang sesuai dengan saran dokter.

Baca Juga: Efek Samping Vaksin Astrazeneca

3. Perdarahan di Luar Masa Haid

Pengguna pil KB dapat saja merasakan efek samping berupa perdarahan di luar masa haid. Efek samping ini dapat Anda hindari dengan mengonsumsi pil KB pada waktu yang sama setiap harinya.

Apabila Anda sudah meminumnya secara teratur namun masih saja mengalami perdarahan di luar masa haid, maka ada baiknya periksakan ke dokter.

4. Kenaikan Berat Badan

Efek samping pil KB yang sejak dulu banyak dikhawatirkan oleh wanita yaitu kenaikan berat badan. Efek samping ini memang ada apabila pil KB memiliki estrogen dengan kadar yang tinggi, sehingga memicu penimbunan cairan di dalam tubuh dan menyebabkan nafsu makan meningkat.

Namun, Anda tidak perlu cemas. Pil KB yang beredar sekarang ini kebanyakan memiliki estrogen dalam kadar yang efektif, namun tidak sampai mengakibatkan peningkatan berat badan.

Jika Anda tetap merasakan keluhan ini selama mengonsumsi pil KB, maka coba konsultasikan kepada dokter. Sebab, kenaikan berat badan yang Anda rasakan mungkin dipicu oleh kondisi lain.

5. Gairah Seks yang Menurun

Apabila Anda merasakan hal ini, Anda dapat mencoba jenis pil KB yang berbeda. Jangan ragu untuk bertanya dengan dokter, sebab sebagian wanita dapat mendapatkan kembali gairah seksnya sesudah beralih ke pil KB yang bekerja seperti hormon androgen.

Baca Juga: Efek Samping Vaksin Moderna

6. Perubahan Suasana Hati yang Terjadi Secara Tiba-Tiba

Seperti halnya PMS, perubahan hormon yang terjadi dikarenakan pil KB bisa berpengaruh pada suasana hati. Apabila mood swing yang Anda rasakan tidak terlalu parah, maka Anda dapat mencoba relaksasi ataupun olahraga untuk meredakannya.

Namun, konsultasikanlah kepada dokter apabila perubahan suasana hati menjurus ke kecemasan atau depresi yang berlebihan dan terasa sangat mengganggu.

Dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk beralih ke metode kontrasepsi nonhormonal, contohnya IUD.

Efek Samping Pil KB yang Lebih Serius

Pil KB mungkin juga dapat menyebabkan efek samping yang serius. Walaupun jarang terjadi, efek samping ini harus Anda ketahui agar dapat diantisipasi. Berikut ini adalah sejumlah efek samping pil KB yang harus Anda waspadai:

1. Penggumpalan Darah

Pil KB memiliki kandungan hormon estrogen yang dapat mengakibatkan darah lebih mudah menggumpal, alhasil memiliki risiko menyumbat pembuluh darah. Akibatnya dapat berupa:

    • Trombosis vena dalam pada kaki, yang ditandai dengan nyeri pada betis atau paha, dan pembengkakan.
    • Serangan jantung, yang ditandai dengan keringat dingin, nyeri dada dan sesak napas.
    • Stroke, yang ditandai dengan kelemahan tubuh yang terjadi tiba-tiba dan sakit kepala tidak tertahankan.
    • Emboli paru, yang ditandai dengan batuk berdarah, sesak napas mendadak dan nyeri saat menarik napas.

Apabila Anda merasakan gejala-gejala di atas, maka segera pergi ke IGD atau temui dokter untuk memperoleh penanganan. Konsultasikan bahwa Anda tengah mengonsumsi pil KB, serta informasikan juga sudah berapa lama penggunaannya beserta jenisnya.

Baca Juga: Efek Samping Vaksin Sinovac

2. Kanker

Salah satu efek negatif lain dari pil KB yang tidak kalah serius yaitu peningkatan risiko munculnya kanker serviks serta kanker payudara. Risiko ini akan menurun sesudah Anda berhenti minum pil KB selama 10 tahun.

Kanker serviks dan kanker payudara mempunyai peluang kesembuhan yang cukup tinggi jika terdeteksi secara dini. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk rutin menjalani mammografi serta melakukan SADARI (periksa payudara sendiri) dan pemeriksaan pap smear secara berkala.

efek samping pil kb

Kategori Wanita yang Ada Baiknya Menghindari Pil KB

Mengonsumsi pil KB termasuk praktis, sebab dapat dilakukan sendiri di rumah. Namun, Anda juga harus tetap berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, sebab terdapat sejumlah kondisi yang tidak disarankan untuk memakai pil KB, yaitu:

    • Menderita serangan migrain yang parah
    • Berumur lebih dari 35 tahun
    • Mempunyai riwayat tekanan darah tinggi
    • Terserang diabetes lebih dari 20 tahun atau menderita diabetes dengan komplikasi
    • Mempunyai berat badan berlebih (overweight) dengan indeks massa tubuh di atas 35
    • Merokok ataupun baru saja berhenti merokok selama 1 tahun
    • Mempunyai anggota keluarga yang mengalami penggumpalan darah pada umur kurang dari 45 tahun atau mempunyai riwayat penggumpalan darah
    • Mempunyai keterbatasan gerak untuk waktu yang lama, contohnya karena memakai kursi roda atau mengenakan gips pada kaki

Baca Juga: Efek Samping Minum Susu Beruang

Dalam mencegah kehamilan, pil KB memang sangat efektif. Namun, Anda juga perlu mempertimbangkan perbandingan risiko dengan manfaatnya dan mewaspadai efek negatif pil KB.

Berkonsultasilah dengan dokter kandungan terlebih dahulu, dengan tujuan untuk meminimalisir risiko Anda merasakan efek negatif pil KB serta memastikan apakah pil KB cocok untuk Anda. Jika memang pil KB tidak sesuai untuk keadaan dan kebutuhan Anda, dokter jika menganjurkan jenis kontrasepsi lain.

Itulah beberapa efek samping pil KB yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan menggunakannya. Semoga ulasan artikel di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan semakin menambah wawasan pengetahuan Anda seputar kesehatan.

RELATED ARTICLES

Cara Mereset HP Advan

Spek HP Vivo V15

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Buat Gmail Baru Lewat HP

Cara Mereset HP Advan

Cara Membuat Fb di Hp

Spek HP Vivo V15

Recent Comments