Wednesday, August 10, 2022
Home Knowledge Denda Terlambat Bayar Pajak Motor

Denda Terlambat Bayar Pajak Motor

Denda terlambat bayar pajak motor. Salah satu kewajiban tahunan para pemilik sepeda motor adalah membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Jika telat, bersiaplah kena dendanya.

PKB dibayarkan setiap dua belas bulan sekali, sesuai bersama dengan tanggal jatuh tempo dari kendaraan masing – masing. Dasar hukumnya untuk lokasi DKI Jakarta adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2015 yang merupakan revisi dari Perda Nomor 8 Tahun 2010.

Tapi, terhadap kenyataannya, tetap saja ada yang menunggak PKB. Masa tunggakan tidak cuma hitungan bulan, tapi sampai bertahun – tahun.

Berdasarkan penelusuran dari beberapa sumber, denda jika telat membayar pajak motor didalam basis harian dapat dihitung bersama dengan telat membayar sepanjang satu bulan. Besaran dendanya ialah 25 % per tahun atau setara bersama dengan lebih kurang 2 % per bulan.

Berikut rangkuman cara menghitungnya, untuk kendaraan roda dua layaknya dikutip dari beraneka sumber.

Rumus Menghitung Terlambat Bayar Pajak Motor

Denda Terlambat Bayar Pajak Motor

Sumber : https://www.motorplus-online.com

Ada lebih dari satu komponen yang masuk didalam penghitungan denda pajak kendaraan. Pertama adalah besaran PKB yang mampu dicermati terhadap Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kedua ialah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang terhitung mampu dicermati di STNK. Besaran SWDKLLJ tidak serupa – beda sesuai tipe kendaraan maupun kapasitas mesinnya.

Sebagai contoh, SWDKLLJ sepeda motor maupun skuter berkapasitas 500 – 250 cc adalah Rp 35 ribu. Adapun untuk jeep, sedan, mobil penumpang bukan angkutan umum, serta pik up atau mobil barang berkapasitas mesin sampai 2.400 cc, SWDKLLJ-nya Rp 143 ribu.

Jika Anda telat membayar pajak motor didalam hitungan bulanan, rumus mengkalkulasi dendanya saja adalah PKB x 25 % x bulan menunggak/12 + SWDKLLJ.

Sementara, jika terlambatnya telah bertahun – tahun, cara mengkalkulasi dendanya saja ialah tahun menunggak x PKB x 25 % x 12/12 + SWDKLLJ.

Simulasi Perhitungan Denda Pajak Motor

Untuk sepeda motor, sampel yang digunakan Suzuki Nex II 2018. Besaran PKB Rp224.000, bersama dengan SWDKLLJ Rp35.000.

Baca Juga : Cara Mengubah Background Power Point

Denda Tiga Bulan

Rp224.000 x 25 % x 3/12 + Rp35.000 = Rp49.000

Total Pembayaran PKB, SWDKLLJ, and Denda:

Rp224.000 + Rp35.000 + Rp49.000 = Rp 308.000

Denda Enam Bulan

Rp224.000 x 25 % x 6/12 + Rp35.000 = Rp63.000

Total Pembayaran PKB, SWDKLLJ, and Denda:

Rp224.000 + Rp35.000 + Rp63.000 = Rp332.000

Denda Satu Tahun

Rp224.000 nx 25 % x 12/12 + Rp35.000 = Rp91.000

Total Pembayaran PKB, SWDKLLJ, and Denda:

Rp224.000 + Rp35.000 + Rp91.000 = Rp350.000

Denda Dua Tahun

2 x Rp224.000 x 25 % x 12/12 + Rp35.000 = Rp147.000

Total Pembayaran PKB, SWDKLLJ, and Denda:

Rp224.000 + Rp35.000 + Rp147.000 = Rp406.000

Bayar Pajak Kendaraan Secara Online

Denda Terlambat Bayar Pajak Motor

Sumber : https://www.motorplus-online.com

Sekarang ini, pertumbuhan teknologi menyebabkan cara membayar pajak tahunan motor kini lebih banyak ragam serta fleksibel. Selain membayarnya secara luring (offline) bersama dengan berkunjung ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), wajib pajak terhitung mampu melakukannya secara daring (online).

Untuk metode offline, tersedia tiga tempat yang mampu disambangi. Ini tempat – tempat tersebut:

  • Kantor Samsat Induk
  • Gerai Samsat
  • Samsat Keliling

Ada pula tiga kriteria dokumen yang jangan sampai lupa untuk dibawa. Berikut rinciannya:

  • STNK asli dan fotokopi
  • Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopi
  • KTP pemilik kendaraan asli dan fotokopi

Di lebih dari satu Samsat, sekarang tersedia inovasi fasilitas Drive Thru. Warga wajib segera singgah ke fasilitas ini, tidak mampu diwakilkan, bersama dengan mempunyai kendaraan yang idamkan dibayarkan pajaknya. Samsat Drive Thru terhitung tak melayani kendaraan yang telah diblokir.

Sekarang, tersedia pula aplikasi – aplikasi ponsel pintar yang mampu menopang pembayaran pajak kendaraan secara online. Salah satunya aplikasi Samsat Online Delivery (Si-Ondel) yang menyebabkan masyarakat Ibu Kota benar – benar tidak wajib keluar rumah untuk melunasi pajak kendaraan.

Ini pasti menyebabkan wajib pajak lebih jadi nyaman. Apalagi, di jaman pandemi virus Corona (Covid-19), tambah banyak orang yang jadi kuatir jika berkunjung ke kerumunan karena kuatir tertular virus tersebut.

Wajib pajak wajib menjalani lima tahapan ketika membayar lewat Si-Ondel. Inilah lima cara itu:

  • Melakukan registrasi serta pembayaran lewat e-Samsat DKI
  • Memesan fasilitas pengantaran (delivery) lewat aplikasi tersebut
  • Pengendara yang menerima pesanan menyita TBPKP di loket Samsat Drive Thru terdekat
  • Setelah mendapatkan TBPKP, pengendara mengantarkannya ke alamat wajib pajak
  • Wajib pajak menerima TBPKP and Stiker Pengesahan STNK

Pembayaran denda pajak motor pun mampu pula dikerjakan secara offline atau online. Akan tetapi, cara yang variatif ini cuma berlaku bagi mereka bersama dengan  tunggakan tak lebih dari satu tahun.

Jika telah lewat dari 12 bulan, yang bersangkutan wajib menghampiri Kantor Samsat Induk.

Baca Juga : Lampu Indikator Mobil Menyala Terus, Apakah berbahaya?

Denda Terlambat Bayar Pajak Motor

Sumber: https://otomotif.okezone.com

Pajak Kendaraan Lima Tahunan

Denda terlambat bayar pajak motor. Setiap lima tahun sekali, tersedia kembali pajak yang wajib dibayar oleh pemilik motor. Prosesnya tak sefleksibel pajak tahunan karena ini cuma mampu dikerjakan di Kantor Samsat Induk.

Gerai Samsat dan aplikasi – aplikasi online sejauh ini tidak mampu produksi pajak kendaraan lima tahunan.

Ketika melakukannya, tersedia lebih dari satu kriteria tambahan yang wajib dibawa tak sekedar tiga dokumen terhadap pajak tahunan (STNK asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, KTP pemilik kendaraan asli dan fotokopi). Misalnya dokumen SKDP, NPWP Perusahaan, SIUP, TDP jika kendaraan punya korporasi.

Motor terkait wajib dibawa untuk proses cek fisik. Jika pemilik kendaraan diwakilkan oleh orang lain, wajib mempunyai Surat Kuasa—yang wajib disertai kop and stempel resmi perusahaan jika atas nama korporasi.

Biayanya pasti lebih mahal ketimbang pajak kendaraan tahunan. Ketika telah menyelesaikan seluruh prosesnya, pemilik kendaraan dapat menerima STNK and pelat nomer baru.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Merekam Layar HP

Konsultan Bisnis Adalah

Lacak Hp Pake Gmail

Recent Comments