Sunday, August 14, 2022
Home Bisnis Contoh Neraca Keuangan

Contoh Neraca Keuangan

Sebagai pebisnis Anda tahu selagi membangun bisnis bisnis kecil berikut merupakan sebuah tanggung jawab Anda. Dengan meluangkan berjam-jam waktu untuk menerima karyawan dan memantau bisnis merupakan suatu kewajiban pemilik bisnis, akan tapi bagaimana cara Anda membuat pembukuan simple contoh neraca keuangan Anda?

Baca juga Cara Memakai Mobil Matic

Dari neraca keuangan, Anda mampu tahu posisi keuangan perusahaan, di awali pada besaran modal, aset, sampai utang perusahaan.

Sebuah contoh neraca keuangan adalah sebuah hasil pencatatan dari posisi keuangan bisnis yang berisi aset. Apa itu aset? Aset terdiri dari kewajiban, dan ekuitas pemilik pada titik khusus di dalam periode waktu. Dengan kata lain, neraca keuangan melukiskan kekayaan bersih bisnis.

Dengan lebih tahu bagaimana neraca Anda disusun, Anda mampu menyiapkan laporan pembukuan akuntansi Anda pada tingkat pencatatan yang lebih enteng dan efisien.

Apa itu Akun Neraca?

Menurut PP no. 71 tahun 2010
Neraca merupakan satu komponen laporan keuangan yang melukiskan suatu posisi keuangan suatu entitas pelaporan pada tanggal tertentu. Yang dimaksud bersama posisi keuangan yakni posisi aset, kewajiban, dan termasuk ekuitas dana.

Menurut Budi Raharjo
Neraca adalah suatu laporan berkenaan harta kekayaan perusahaan atau suasana posisi keuangan perusahaan. Neraca mampu menambahkan informasi berkenaan kuat atau tidaknya posisi keuangan perusahaan bersama perlihatkan anggota yang dimiliki sebuah perusahaan dan anggota yang dipinjam dan kreditur untuk jangka selagi tertentu.

Apa Itu Akun Aset?

contoh neraca keuangan

Sumber: https://images.slideplayer.info/

Aset adalah barang yang dimiliki perusahaan. Aset adalah sumber energi perusahaan yang diperoleh lewat transaksi, dan punyai nilai ekonomi masa depan yang mampu diukur dan dinyatakan di dalam mata uang. Aset termasuk mencakup ongkos yang dibayar di muka yang belum kedaluwarsa ,seperti iklan, asuransi, ongkos hukum, dan ongkos sewa. Contoh akun aset yang dilaporkan pada neraca perusahaan meliputi:

  • Tunai
  • Kas kecil
  • Investasi jangka pendek
  • Piutang
  • Inventaris
  • Persediaan
  • Asuransi
  • Tanah
  • Perbaikan Lahan
  • Bangunan
  • Peralatan
  • Goodwill

Biasanya akun aset akan punyai saldo debit. Aset kontra adalah akun asset yang saldo normalnya berada disaldo kredit. Contoh aset akun kontra meliputi:

• Akumulasi penyusutan – perbaikan lahan

• Akumulasi penyusutan – bangunan

• Akumulasi penyusutan – peralatan

• Akumulasi penyusutan – lainnya

Beberapa Akun Pada Contoh Neraca Keuangan

• Kas (Uang Tunai)
Kas adalah uang tunai yang Anda terima sepanjang transaksi keseharian di bisnis Anda. Misalnya, kala Anda menjual barang dan menerima pembayaran, hal ini akan dicatat ke di dalam akun tunai. Akun tunai Anda akan terdaftar sebagai aset lancar atau jangka pendek di neraca keuangan Anda.

• Aset Tidak Berwujud
Adalah aset nonfisik. Paten, hak cipta, daftar pelanggan, karya sastra, dan hak siar adalah semisal umum. Ini terdaftar sebagai aset lancar di neraca Anda.

• Investasi Jangka Pendek
Investasi ini mampu dikonversi menjadi uang tunai di dalam selagi satu tahun. Hal ini termasuk mampu dicatat di anggota aset lancar di neraca Anda.

• Piutang
Yaitu melibatkan uang yang mesti dibayar pelanggan kepada Anda untuk produk atau fasilitas yang telah mereka menerima tapi belum dibayar. Ini dicatat sebagai aset di neraca Anda.

• Biaya Dibayar Dimuka
Yaitu termasuk transaksi yang pembayarannya telah dilaksanakan di muka. Misalnya, Anda mampu membayar sewa di area komersial sebelum akan menggunakannya. Transaksi berikut dan juga ongkos jaminan sewa Anda lainnya, akan dicatat sebagai aset di neraca Anda.

• Investasi Jangka Panjang
Biasanya investasi yang tidak mampu dikonversi menjadi uang tunai di dalam selagi satu tahun. Hal itu akan mampu dimasukkan sebagai saham, obligasi, real estate, dan kadang waktu uang tunai. Investasi jangka panjang Anda dicatat di sisi aset neraca Anda.

• Akun Hutang
Adalah jumlah uang yang Anda berutang kepada pemasok atau kreditor. Hutang akun Anda adalah akun kewajiban lancar di neraca Anda.

• Biaya Masih Harus Dibayar
Yaitu mampu mencakup upah, bunga, utilitas, perbaikan, bonus, dan pajak. Ini dianggap sebagai akun kewajiban.

• Kartu Kredit
Jika Anda punyai kartu kredit hanya untuk bisnis kecil Anda, sebagai pemilik bisnis Anda tidak sendirian di dalam menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan bisnis. Pembelian yang dilaksanakan bersama kartu kredit dicatat sebagai akun kewajiban di neraca Anda.

• Hutang Jangka Pendek
Akun ini ditampilkan di anggota kewajiban lancar dari neraca Anda. Ini mencakup tiap tiap hutang yang jatuh tempo di dalam satu tahun. Salah satu semisal utang jangka pendek adalah pajak gaji.

• Hutang Jangka Panjang
Adalah utang yang tidak akan jatuh tempo di dalam satu tahun. Contohnya termasuk hutang obligasi, utang jangka panjang, kewajiban sewa, atau obligasi konversi. Ini dicatat di anggota kewajiban di neraca Anda.

• Ekuitas Atau Modal
Ekuitas pemilik adalah anggota terpisah dari neraca. Bagian ini mencakup nilai nominal saham, jumlah yang dibayarkan di dalam modal, dan laba ditahan Anda.

Pengaruh Contoh Neraca Keuangan Pada Bisnis

• Likuiditas
Dengan memperbandingkan aset lancar bisnis Anda bersama liabilitas selagi ini, Anda akan mendapatkan gambaran yang tahu berkenaan likuiditas perusahaan Anda, atau berapa banyak uang tunai yang telah Anda miliki. Anda pasti akan halangi pada aset dan liabilitas Anda selagi ini untuk menutupi liabilitas keuangan jangka pendek Anda, bersama lakukan supaya aset senantiasa lebih besar dari liabilitas.

• Efisiensi Neraca Keuangan
Dengan memperbandingkan laporan pendapatan Anda bersama neraca Anda menggunakan cashflow, Anda mampu mengukur seberapa efisien bisnis Anda menggunakan asetnya. Misalnya, Anda mampu tahu seberapa baik perusahaan Anda mampu menggunakan asetnya untuk menghasilkan pendapatan.

• Pengaruh Neraca Pada Keuntungan Bisnis
Neraca Anda mampu menopang Anda tahu seberapa besar leverage yang dimiliki bisnis Anda, yang berikan tahu Anda seberapa besar risiko finansial yang Anda hadapi. Untuk menilai leverage, Anda mampu memperbandingkan utang bersama ekuitas yang dicantumkan di neraca Anda.

• Leverage
Melihat bagaimana perusahaan dibiayai akan perlihatkan seberapa besar leverage yang dimilikinya, supaya pada tahap sesudah itu akan perlihatkan seberapa besar risiko finansial yang disita perusahaan. Membandingkan hutang bersama ekuitas dan hutang pada keseluruhan modal adalah cara umum untuk menilai leverage pada neraca.

• Tingkat Pengembalian
Neraca mampu digunakan untuk mengevaluasi seberapa baik perusahaan menghasilkan pengembalian. Misalnya, membagi laba bersih menjadi ekuitas pemegang saham menghasilkan Return on Equity (ROE), dan membagi laba bersih menjadi keseluruhan aset menghasilkan Return on Asset (ROA), dan membagi laba bersih menjadi utang ditambah hasil ekuitas di dalam Return on Invested Capital (ROIC).

Dengan contoh neraca keuangan tersebut di atas, sudah siapkah Anda membuat laporan keuangan untuk bisnis Anda?

Baca juga Contoh Lembaga Keuangan

Previous articleEfek Samping Daun Seri
Next articleRencana Pemasaran
RELATED ARTICLES

Cara Rekam Layar HP

Cara Merekam Layar HP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments