Thursday, August 18, 2022
Home Otomotif Cara Ngitung Pajak Motor

Cara Ngitung Pajak Motor

Cara ngitung pajak motor-Pembayaran pajak adalah hal yang mesti bagi anda pemilik kendaraan bermotor. Jika anda memiliki mobil atau motor, maka anda mesti sadar langkah menghitung pajak motor berikut beserta tarif progresif dan juga peraturan lapor SPT Pajaknya.

Berikut penjelasan selengkapnya berkenaan langkah menghitung pajak motor dengan tepat.

Pajak Progresif

Selain membayar pajak ketika anda membeli kendaraan bermotor, pengguna wajib membayar pajak progresifnya tiap tiap tahun. Dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor ini diatur didalam UU No.28/2009 berkenaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pengenaan pajak kendaraan bermotor progresif ditetapkan atas basic tingkat kepemilikan, layaknya kepemilikan pertama, ke-2 dan seterusnya

Cara Ngitung Pajak Motor

Berikut misal penghitungan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB):

Rumus: Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) x koefisien x tarif pajak

  • Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB)
    NJKP adalah harga atau nilai yang telah ditetapkan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang di awalnya telah meraih informasi berasal dari Agen Pemegang Merek (ATPM).
  • Koefisien
    NJKP diperoleh dengan rumus: (PKB/2) x 100. Nilai PKB ini tercantum terhadap lembar bagian belakang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
  • Tarif pajak progresif
    Jika telah menemukan hasil NJKB, berikutnya dikalikan dengan kadar pajak progresif kendaraan bermotornya.
  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan lantas Lintas Jalan (SWDKLLJ)
    SWDKLLJ ini ditentukan untuk mendapat pajak progresif tiap kendaraan.

    Baca juga: Contoh Bisnis Startup

    Cara Ngitung Pajak Motor
    https://maucash.id/

Contoh Cara Menghitung Pajak Motor

Berikut ilustrasi atau contoh langkah menghitung pajak motor dengan mudah dan tepat;

Alan punyai motor matic keluaran paling baru yang ia beli satu tahun dengan harga Rp15.000.000 secara kontan di dealer motor. Alan ingin tahu berapa nominal pajak yang mesti ia bayarkan untuk satu motor matic miliknya.

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa:

Nilai Jual Kendaraan Bermotor = Rp15.000.000
Bobot = 1 (satu); sebab keadaan tetap baru dan tetap di dalam batas penggunaan normal
Persentase Tarif Pajak = 2%; sebab kendaraan bermotor pertama yang dimiliki Alan.

Berdasarkan rumus yang ada, didapat:

PKB = (Rp15.000.000 x 1) x 2%
PKB = Rp300.000
Maka, Pajak Kendaraan Bermotor yang mesti dibayar oleh Alan adalah sebesar Rp300.000 untuk satu motor per tahunnya.

Bacab juga: Mobil Clasik

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Mereset HP Advan

Cara Membuat Fb di Hp

Spek HP Vivo V15

Cara Rekam Layar Hp Samsung

Recent Comments