Tuesday, August 16, 2022
Home Bisnis Cara Mendapatkan Pendanaan Startup

Cara Mendapatkan Pendanaan Startup

Cara Mendapatkan Pendanaan Startup – Modal adalah salah satu pondasi penting yang dapat membantu Anda membangun dan memaksimalkan bisnis usa yang sedang dijalankan. Di saat pertama kali mengawali bisnis, biasanya Anda akan menggunakan uang tabungan milik sendiri atau meminjamnya dari sahabat maupun keluarga.

Namun saat Anda berencana untuk memaksimalkan bisnis Anda, diperlukan modal tambahan dengan jumlah yang lebih besar lagi.

Saat berada di istuasi tersebut, Anda perlu memikirkan untuk mencari pendanaan dari pihak eksternal, sebab kondisi dan kebutuhan dari masing-masing bisnis startup akan berbeda-beda.

Berikut Afuza.com akan memberikan beberapa cara yang dapat di coba untuk bisa mendapatkan modal usaha untuk bisnis Anda, agar dapat terus berkembang.

BACA JUGA : Cara Melacak Nomor HP Penipuan

Beberapa Cara Mendapatkan Pendanaan Startup Mudah dan Terpercaya

cara mendapatkan pendanaan startup
Sumber : http://www.mpssoft.co.id/

1. Ekuitas Atau Saham

Memasarkan atau memindahtangankan saham adalah salah satu cara termudah untuk bisa mendapatkan modal usaha di dunia bisnis, bagus untuk perusahaan besar maupun startup.

Biasanya, cara satu ini dilakukan perusahaan untuk bisa mendapatkan dana dari seorsng investor, dan sebagai gantinya, investor tersebut akan memiliki sebagaian saham yang dimiliki perusahaan.

Sebagai pemegang saham, seorang investor dianggap sebagai salah satu “pemilik” perusahaan dan mempunyai hak untuk menerima keuntungan berupa dividen, serta hak suara dalam memutuskan kebijakan perusahaan kedepannya.

Pendanaan via saham cuma dapat dilaksanakan seandainya bisnis Anda berbentuk perseroan terbatas (PT) saja. Sebab konsep ini nantinya akan terbagi ke dalam saham kepemilikan, sehingga investor yang memberikan modal akan secara otomatis dianggap sebagai salah satu pemegang saham.

BACA JUGA : Startup Bisnis

Jika hendak memilih cara ini untuk mendapatkan modal untuk bisnis Anda, hal yang harus Anda siapkan adalah perjanjian antara pemegang saham, dalam bentuk tertulis. Di mana, perjanjian ini antara lain berisi tentang berbagai hak dan kewajiban pemegang saham, pembagian dividen, hak suara, serta hal lainnya yang berkaitan dengan kekerabatan para pemegang saham.

Jika sebelumnya Anda telah mempunyai perjanjian antar pemegang saham antar rekan bisnis saja, dengan adanya seorang investor baru perjanjian tersebut dapat diubah kembali, dan begitu seterusnya.

Biasanya investasi via saham ini akna terjadi dalam jangka yang panjang, sehingga Anda harus memikirkan dengan sungguh-sungguh saat mencari sang investor.

BACA JUGA : Sejarah Waralaba di Indonesia

2. Pinjaman / Loan

cara mendapatkan pendanaan startup
Sumber : https://duniafintech.com/

Selain lewat saham, cara selanjutnya yang bisa Anda coba ialah dengan mengajukan loan atau pinjaman dana. Dengan cara ini, Anda akan mendapat pinjaman berupa sejumlah uang yang wajib dikembalikan, kepada sang kreditor.

Pinjaman dana dengan sistem ini dapat Anda peroleh dari sebuah lembaga finansial seperti bank ataupun non-bank.

Lazimnya, cara ini dipilih oleh para pengusaha untuk mendapatkan pendanaan tercepat dan mudah. Pendanaan via pinjaman ini tidak akan memengaruhi kepemilikan Anda terhadap bisnis yang Anda miliki.

Dalam cara ini, Anda akan tetap mempunyai kontrol penuh terhadap usaha, sebab kreditor hanya sebagai pihak yang meminjamkan uang saja, bukan pemegang saham. Biasanya pinjaman akan dikenakan bunga yang persentasenya cukup tinggi, terlebih seandainya jika Anda meminjam dana dari Bank.

Bukan cuma itu, biasanya kreditor juga akan meminta jaminan dalam bentuk tertentu atas utang yang Anda ajukan. Oleh sebab itu, pendanaan dengan cara pinjaman ini kurang coocok diterapkan pada bisnis startup, karena bisnis startup biasanya tidak mempunyai aset perusahaan yang dapat dijadikan sebagai jaminan untuk melakukan pinjaman.

Selain itu, model bisnisnya yang berisiko dan cukup unik juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi pihak Bank untuk memberikan pinjaman.

BACA JUGA : Keuntungan dan Kerugian Bisnis Waralaba

3. Convertible Debt – Cara Mendapatkan Pendanaan Startup

Sumber ; https://1.bp.blogspot.com/

Cara ini biasanya digunakan pada pendanaan awal sebuah bisnis startup, dimana investor akan meminjamkan sejumlah dana kepada Anda, kemudian seandainya sudah lewat rentang waktu yang ditetapkan dan Anda gagal membayar utang beserta bunga tersesebut, dengan begitu utang akan dihitung menjadi sebuah saham pada bisnis startup milik Anda.

Dengan kata lain, investor di sini mempunyai alternatif untuk mengonversi piutangnya menjadi saham baginya.

BACA JUGA : Cara Menggunakan Magic Com

Selain itu, cara ini juga mempunyai ciri yang hampir mirip dengan menjalankan investasi loan, yaitu terdapat bunga yang cukup tinggi saat menjalankannya. Jadi, pada investasi ini jika tanggal jatuh tempo sudah tiba, investor tah hanya akan menghitung jumlah utang pokoknya, tetapi juga menghitung persentase bunga yang telah terkumpul selama rentang waktu awal hingga tanggal jatuh tempo utang tersebut.

Biasanya untu mendapatkan modal usaha dengan cara Convertible Debt, Anda akan diminta menandatangani surat perjanjian utang piutang dengan hak konversi bersama dengan sang investor.

Tapi yang perlu diamati dengan seksama dalam perjanjian tersebut ialah tanggal jatuh tempo dan conversion price yang merupakan harga per lembar saham yang disepakati, dimana investor nantinya dapat menukar piutangnya dengan sejumlah saham yang ditentukan di awal.

BACA JUGA : Rencana Pemasaran

4. Venture Debt atau Utang Ventura

Sumber : https://1.bp.blogspot.com/

Utang ventura adalah cara mendapatkan modal usaha dengan cara berhutang yang dibiayai oleh pemodal ventura (venture capital atau VC) bagi bisnis startup yang tidak mempunyai cukup aset untuk melakukan utang ke bank.

Venture debt dapat dikatakan sebagai solusi terbaik untuk mendapatkan suntikan danaan dalm bisnis jenis startup, sebab persyaratan pinjaman yang diberikan, akan disesuaikan dengan karakteristik bisnis startup yang sedang Anda kembangkan.

Pada dasarnya, venture debt atau Utang Ventura merupakan pinjaman dana biasa, seperti halnya berhutang, tetapi lebih disesuaikan dengan kondisi bisnis startup yang asetnya terbatas, jika dijadikan sebagai jaminan.

Sebab pada dasarnya venture debt mempunyai sifat yang sama dengan pinjaman, maka perjanjian yang biasanya digunakan untuk venture debt adalah perjanjian kredit.

Dalam surat perjanjian tersebut akan mencantumkan beberapa ketentuan-ketentuan tertentu yang membedakan transaksi ini dengan kredit konvensional, antara lain seperti kondisi tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan startup. Venture debt di Indonesia masih terbilang asing dan jarang digunakan kerena belum banyak orang yang tahu.

BACA JUGA : Contoh Neraca Keuangan

5. Pinjaman Pemegang Saham / Shareholder Loan

cara mendapatkan pendanaan startup
Sumber : https://1.bp.blogspot.com/

Shareholder loan adalah modal usaha yang didapat melalui pemberian pinjaman dari seorang pemegang saham perusahaan. Biasanya pendanaan tipe ini akan dikenakan bunga yang rendah, atau bahkan tidak dikenakan bunga sama sekali.

Sebab pinjaman ini diberikan oleh pihak yang sangat dekat dengan perusahaan, dengan begitu pinjaman ini dapat diberikan tanpa perlu memberikan jaminan bagi pemegang saham sebagai kreditor.

Selain itu, pinjaman pemegang saham adalah wujud pinjaman modal usaha yang tidak kompleks jika dibandingkan dengan penyertaan saham.

BACA JUGA : Jenis-Jenis Usaha Waralaba

Nah, itulah beberapa cara mendapatkan pendanaan startup yang sering digunakan oleh beberapa perusahaan. Seandainya kalain masih bingung hendak menggunakan cara yang mana, tak ada salahnya konsultasikan terlebih dahulu dengan seorang ahlinya atau bisnis console.

RELATED ARTICLES

Cara Rekam Layar HP

Cara Merekam Layar HP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Cara Memblokir No Hp

HP Vivo Dibawah 2 Jutaan

Cara Melacak Hp yg Mati

Recent Comments