Saturday, August 13, 2022
Home Bisnis Budidaya Ikan Gurame

Budidaya Ikan Gurame

Budidaya Ikan Gurame – Olahan ikan gurame merupakan salah satu menu kuliner yang disukai banyak orang. Mengetahui fenomena itu, tentu sangat menarik jika menjadikan budidaya ikan gurame sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Untuk memulai bisnis ini, Anda membutuhkan modal setidaknya sekitar Rp10 juta hingga Rp11 juta. Modal tersebut dibutuhkan untuk membeli bibit gurame, membuat kolam, pakan, obat-obatan, dan lain-lain.

Pengeluaran tersebut sebanding dengan keuntungan yang diperoleh jika berhasil menjalankan bisnis ini. Jika melihat harga ikan gurame di pasaran, harganya relatif stabil dan cukup tinggi, sehingga tidak perlu cemas harga akan anjlok.

Untuk media budidaya, Anda tidak harus membuat kolam yang dari beton yang mahal. Anda dapat membuat kolam budidaya yang terbuat dari terpal atau plastik. Dengan memakai kolam dari terpal atau plastik, pastinya akan lebih menghemat pengeluaran modal.

Lalu bagaimana cara memulai bisnis budidaya ikan gurame? Yuk, langsung saja simak ulasan artikelnya yang sudah afuza.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini!

Cara Budidaya Ikan Gurame untuk Pemula

budidaya ikan gurame

1. Memilih Induk untuk Budidaya Ikan Gurame

Langkah pertama dalam budidaya gurame yaitu memilih induk yang sudah siap berbuah. Biasanya, induk yang sudah siap berbuah yaitu ikan gurame yang berumur tiga hingga tujuh tahun.

Lalu, bagaimana cara membedakan induk ikan gurame jantan dengan betina? Induk ikan gurame betina mempunyai karakteristik sebagai berikut:

    • Tidak mempunyai tonjolan di dahi.
    • Warna tubuh lebih terang.
    • Tubuh lebih panjang dibandingkan yang jantan.
    • Bentuk perut bulat.
    • Sirip dada berwarna gelap dan kehitaman.

Sedangkan, ciri-ciri induk ikan gurame jantan yaitu:

    • Perut dekat anus.
    • Warna badan lebih gelap dan sedikit pucat.
    • Terdapat tonjolan di dahi.
    • Gerakan lebih lincah daripada betina.

Walau terdapat perbedaan, baik induk jantan dan betina yang sudah siap berbuah mempunyai beberapa persamaan karakteristik, di antaranya adalah:

    • Perut membesar ke arah belakang.
    • Perut lebih lembek.
    • Anus tampak berwarna putih kemerahan.

2. Membuat Sarang Ternak Gurame

Fungsi sarang ikan gurame ini yaitu sebagai tempat penyimpanan telur ikan gurame. Sarang dapat Anda buat dari pakis, rajutan karung, atau sabut kelapa. Buatlah anyaman tali di ujung kolam, kemudian letakkan bahan sarang tersebut di atasnya.

Hal tersebut akan memudahkan induk jantan membuat sarangnya sendiri. Siapkan juga ijuk atau rumput kering supaya induk betina bisa menutup lubang telur.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Cupang

3. Cara Mengembangbiakan Ikan Gurame

Agar jumlah ikan gurame semakin banyak, tentu Anda perlu mengawinkan induk jantan dan induk betinanya. Nah, berikut ini adalah cara mengawinkan indukan ikan gurame:

    • Langkah pertama, masukkan induk gurame ke kolam pemijahan.
    • Pastikan jumlah induk betina lebih banyak daripada induk jantan dengan rasio 1:3.
    • Dalam waktu sekitar 15 hari, induk jantan akan membuat sarang memakai bahan yang telah Anda siapkan.
    • Sesudah sarang siap, induk jantan akan membuahi induk betina.
    • Setelah itu, induk betina akan menutup lubang sarang memakai rumput kering yang sudah Anda siapkan sebelumnya.
    • Selanjutnya, induk betina akan mengibaskan sirip ke sarang guna memperlancar aliran oksigen dan membantu proses penetasan telur.
    • Jika induk betina menjaga sarang, maka induk jantan akan membuat sarang lainnya untuk membuahi induk betina yang lain.

budidaya ikan gurame

4. Merawat Telur Ikan Gurame

Sebelum Anda mengambil telur hasil pemijahan, pastikan telur sudah matang. Ciri-ciri telur ikan gurame yang sudah matang yaitu ada minyak di atas sarang pemijahan dan tercium bau amis pada telur.

Selanjutnya, lakukanlah hal ini pada telur ikan gurame:

    • Ambil sarang yang isinya telur ikan gurame memakai ember berisi air.
    • Bersihkan telur hingga bersih.
    • Setelah itu, pisahkan telur dengan sarang dan masukkan ke dalam sebuah wadah.
    • Berikan telur tersebut suplemen untuk menghindari hama penyakit.
    • Masukkanlah telur yang sudah bersih ke dalam bak penetasan.

Telur biasanya akan menetas dalam waktu tiga hari. Diamkan atau biarkan benih ikan gurame berada di bak penetasan selama 10 hari. Pindahkan benih tersebut ke bak pembenihan pada hari ke-11.

5. Pembenihan

Salah satu cara budidaya ikan gurame supaya cepat besar yaitu melakukan pendederan atau pembenihan yang baik. Siapkanlah bak khusus untuk pembenihan. Ukuran bak tersebut dapat Anda sesuaikan untuk kebutuhan.

Sebagai contoh, apabila mempunyai 2.000 benih ikan, Anda perlu bak berukuran 2,5 meter x 4,5 meter. Biasanya, pembenihan dilakukan selama 14 hari. Jangan lupa untuk memberi makan benih ikan gurame memakai ikan daphnia.

6. Membuat Kolam Budidaya Ikan Gurame

Anda tidak harus membuat kolam dari beton karena budidaya ikan gurame di kolam terpal dapat dilakukan secara mudah. Anda dapat membeli terpal di toko alat pertanian. Alternatif lainnya, Anda dapat memakai plastik yang cukup tebal dan transparan.

Setelah menyiapkan terpal atau plastik, Anda perlu membuat dinding sebagai penopang kolam ikan. Ukuran maksimal tumpukan batu bata tersebut yaitu panjang 4 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 1 meter.

Apabila sudah membuat dinding dari tumpukan batu bata, letakkanlah plastik atau terpal pada dinding dan dasar kolam.

Setelah terpal sudah selesai diletakkan, maka kolam ikan yang murah meriah pun telah selesai dibuat. Berikutnya, Anda tinggal mengisi kolam menggunakan air.

7. Teknik Pengisian Air Kolam Budidaya Ikan Gurame

Setelah selesai membuat kolam, maka Anda dapat mengisi kolam ternak gurame dengan air. Anda harus memperhatikan volume air pada kolam, jangan sampai ketinggian air kurang dari 50-75 cm.

Setelah kolam sudah terisi, Anda tidak boleh langsung mengisi kolam tersebut dengan benih ikan gurame. Anda harus menunggu selama satu minggu, baru kemudian masukkan bibit ikan gurame berumur dua bulan.

Usia dua bulan yaitu usia yang cukup untuk ikan gurame dapat bertahan pada cuaca dan suhu kolam terpal.

Baca Juga: Budidaya Manggot

8. Jumlah Benih untuk Budidaya Ikan Gurame

Bibit ikan gurame yang bisa Anda pelihara dalam satu kolam yaitu sekitar 200 ekor. Jangan menaruh bibit ikan gurame dalam jumlah terlalu banyak supaya ikan dapat tetap bergerak leluas ketika tumbuh.

9. Memberi Pakan Ikan Gurame

Cara budidaya ikan gurame supaya cepat besar yaitu dengan memberi pakan yang berkualitas. Tidak hanya itu, perhatikan juga waktu pemberikan pakan ikan gurame. Waktu paling baik untuk memberikan pakan yaitu dua kali sehari, pada pagi dan sore hari.

10. Tambahkan Eceng Gondok di Kolam Budidaya Ikan Gurame

Untuk menghindari sorot sinar matahari secara berlebihan ke kolam, maka taruhlah beberapa tanaman eceng gondok.

Selain itu, supaya ikan gurame bisa tumbuh dengan sehat, pastikanlah sirkulasi air pada kolam berjalan baik.

budidaya ikan gurame

11. Pencegahan Penyakit pada Ikan Gurame

Agar dapat mempertahankan harga ikan gurame yang tinggi, Anda pun harus menjaga kesehatannya. Anda perlu memberikan sanitizer pada kolam ikan gurame setiap dua minggu sekali.

Fungsi sanitizer tersebut yaitu untuk membunuh kuman yang tumbuh dalam kolam. Tidak hanya itu, Anda juga harus rutin membersihkan kolam budidaya ikan gurame.

Buanglah daun yang jatuh dan sisa makanan ikan gurame supaya kolam tidak kotor. Jangan sampai Anda tidak jadi meraih untung gara-gara ikan guramenya sakit semua ya!

12. Panen Ikan Gurame

Dalam memanen ikan gurame pun tidak bisa dilakukan sembarangan. Setidaknya, ikan gurame harus mempunyai bobot 7 ons ketika dipanen.

Apabila di awal masa pembudidayaan Anda menaruh bibit ikan gurame seberat 2,5 ons, maka Anda memerlukan waktu sekitar lima bulan hingga masa panen datang. Jadi, kunci dalam menjalankan bisnis ini yaitu kesebaran dan telaten, ya!

Baca Juga: Budidaya Cacing Sutra

Pakan Ikan Gurami

Sebenarnya, terdapat banyak variasi pakan ikan gurame yang dapat Anda coba. Secara umum, terdapat dua jenis pakan ikan gurame, yaitu pakan dari tumbuhan dan dari hewan.

1. Pakan Ikan Gurame dari Tumbuhan

Beberapa pakan ikan gurame yang berasal dari tumbuh, di antaranya yaitu sebagai berikut:

    • Bekatul (dedak halus dan kasar).
    • Daun singkong, daun pepaya, daun lamtoro.
    • Rumput kering yang difermentasi.
    • Daun pisang dan tebok pisang yang dicincang.
    • Ampas kedelai, ampas tahu dan ampas kelapa.

Baca Juga: Budidaya Jangkrik

2. Pakan Ikan Gurame dari Hewan

Berikut ini adalah contoh pakan ikan gurame yang berasal dari hewan:

    • Ikan teri.
    • Bekicot.
    • Limbah ikan atau udang.
    • Cacing tanah.
    • Belalang.

Itulah cara budidaya ikan gurame untuk pemula yang perlu Anda ketahui. Apakah Anda tertarik merintis bisnis ikan gurame? Semoga ulasan artikel diatas dapat bermanfaat untuk Anda dan dapat menginspirasi Anda.

Previous articleCara Menyambung HP ke TV LG
Next articleCek No Hp Axis
RELATED ARTICLES

Cara Rekam Layar HP

Cara Merekam Layar HP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Spesifikasi HP Vivo Y81

Cara Printer Dari HP

Cek No HP Indosat

Recent Comments